Ganti Mesin Di Abu Dhabi, Bottas Kena Sanksi

Pebalap Mercedes Valtteri Bottas memacu kendaraannya pada sesi latihan terakhir di sirkuit Yas Marina Abu Dabhi, Sabtu (30/11/2019)- Foto Ant

JAKARTA – Pebalap Mercedes, Valtteri Bottas, mengalami nasib kurang mengenakan pada seri final Abu Dhabi. Dia harus mengganti mesin untuk kedua kalinya pada Jumat (29/11/2019) malam waktu setempat, menjelang sesi latihan terakhir.

Kegagalan mesin pada kendaraan Silver Arrow, yang dikendarai Bottas terbilang jarang terjadi. Terakhir terjadi pada GP Austria 2018, lalu dan baru terjadi lagi pada GP Brasil dua pekan lalu. Akibat kejadian itu, tim mekanik memasang mesin pembakaran internal baru (ICE), turbocharger, dan perangkat MGU-H menjelang latihan pada Jumat tersebut. Hal itu memicu serangkaian hukuman grid yang akan membatasi start dari Bottas.

Bottas memanfaatkan unit daya dengan spesifikasi terbaru, agar bisa melaju tercepat pada kedua sesi latihan. Tetapi naas, pebalap Finlandia tersebut bertabrakan dengan Romain Grosjean, yang membuatnya mendapat teguran. Menjelang balapan Minggu, Mercedes menemukan kebocoran pneumatik yang menurut timnya tidak berhubungan dengan insiden tabrakan tadi. Akibat kebocoran yang tidak bisa diperbaiki ini, mereka terpaksa mengganti mesin lagi.

Alhasil, Bottas memakai perangkat ICE tambahan, MGU-H, MGU-K dan turbocharger yang memicu lebih banyak hukuman yang sebenarnya tidak berpengaruh banyak. Dia akan memulai start balapan pada posisi kedua. (Ant)

Lihat juga...