Hingga Babak 10 Kejuaraan Dunia Catur Cepat, GM Carlsen Masih Memimpin

Suasana pertandingan di the Grand Sports Arena of the Luzhniki Olympic Complex Moscow - Foto Ant

JAKARTA – Walaupun memulai pertandingan dengan dua kali remis, GM Magnus Carlsen, sukses menyapu tiga babak terakhir.  Secara total, pecatur terbaik dunia itu memimpin perolehan angka hingga 10 babak kejuaraan dunia catur cepat di Luzhniki Stadium, Moscow, Rusia, Jumat (27/12/2019) malam waktu setempat atau Sabtu (28/12/2019) WIB.

Seperti yang terlihat di statistik kompetisi, dengan tambahan empat poin dari tiga kemenangan dan dua remis itu, Carsen yang kini memiliki elo rating 2886, memimpin sendirian dengan 8,0 poin. Posisinya unggul 0,5 poin dari tiga pecatur, yakni GM Hao Wang (Tiongkok), GM Jan-Krzysztof Duda (Polandia), dan GM Maxime Vachier-Lagrave (Prancis).

Perolehan poin Carlsen di hari kedua turnamen catur bertajuk, 2019 King Salman World Rapid & Blitz Championships, sebenarnya sama dengan yang diperoleh di hari pertama. Tetapi, pecatur Norwegia tersebut harus berada di posisi keenam karena usai lima babak di hari pertama, lima pecatur yang kurang diunggulkan justru memperoleh 4,5 poin dari maksimal 5,0 poin.

Ke-lima pecatur yang memimpin hingga lima babak hari pertama adalah GM Hao Wang (Tiongkok), GM ILLia Smirin (Israel), GM Shakhriyar Mamedyarov (Turki), GM Jan Krzystof Duda (Polandia), dan GM Perez Leinier Dominguez (AS). Pada lima babak hari kedua, kelima pecatur tersebut justru tergelincir. Wang dan Duda relatif masih tampil konsisten, sehingga masih bisa membuntuti perolehan poin Carlsen.

Bahkan, Wang sebenarnya berpeluang bertahan di puncak klasemen, tetapi pecatur berelo rating 2748 itu memilih aman dengan bermain singkat untuk mengamankan setengah poin. Wang hanya bermain 12 langkah ketika menghadapi GM Ian Nepomniachtchi (Rusia) dan GM Maxime Vachier-Lagrave (Prancis).

Nomor catur cepat terbuka yang diikuti 150 pecatur tersebut, berlangsung selama tiga hari. Setiap hari, masing-masing pecatur memainkan lima pertandingan. Menurut pengamat catur dunia, Peter Leko, Magnus Carlsen berpeluang besar untuk merengkuh kembali gelar tertinggi catur cepat yang terakhir kali ia menangi di 2015 lalu. “Jika Magnus mulai menang, itu buruk untuk kompetisi. Dia mungkin tidak terhentikan,” kata grandmaster semi-pensiunan, Peter Leko.

Namun, melihat lawan yang akan dihadapi Carlsen, pecatur terbaik dunia tersebut akan menghadapi tantangan terberat di hari terakhir. Masih ada satu hari lagi yang sulit baginya, dan mungkin yang paling sulit dari semuanya.

Pertama dia akan menghadapi GM Maxime Vachier-Lagrave (2873) di babak 11, dan lawan kelas berat yang mungkin dihadapi di turnamen yang memakai sistem Swiss ini, seperti GM GM Shakhriyar Mamedyarov (2752), GM Jan-Krzysztof Duda (2751), GM Ian Nepomniachtchi (2745), GM Hikaru Nakamura (2819), GM Levon Aronian (2784), GM Sergey Karjakin (2749), dan GM Peter Svidler (2738). (Ant)

Lihat juga...