Hujan Deras Pengunjung TMII Tetap Nikmati Malam Tahun Baru

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Derasnya hujan tak menghalangi masyarakat untuk menikmati malam tahun baru 2020 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Ini terlihat mulai dari pintu masuk utama TMII, pengunjung berkendara roda empat dan dua berdatangan untuk mengantre membeli tiket. Begitu juga pengunjung pejalan kaki dengan payung di tangan tetap antusias.

Area Plaza Tugu Api Pancasila TMII, deras hujan menjadi wahana untuk selfie. Sebagian anak kecil juga terlihat berlari kecil di area Plaza, tak menghiraukan panggilan orangtuanya.

Momen pergantian tahun baru 2020 di TMII, di bawah deras hujan menjadi kebahagiaan bagi mereka.

Pengunjung memadati teras Sasono Utomo menunggu hujan reda, pada Selasa malam (31/12/2019). Mereka akan merayakan malam tahun baru 2020 di TMII. Foto: Sri Sugiarti

Teras Sasono Utomo juga penuh oleh pengunjung yang berteduh. Mereka menunggu cuaca malam kembali cerah hingga bisa melewati pergantian malam tahun baru dengan menikmati ragam hiburan budaya.

Edo Saputra, salah satu pengunjung mengaku setiap tahun merayakan malam tahun baru dengan jalan-jalan ke TMII.

Deras hujan bukan penghalang dia untuk mengajak keluarganya wisata ke wahana budaya yang dibangun oleh Ibu Negara Raden Ayu Fatimah Siti Hartinah atau Ibu Tien Soeharto.

Edo Saputra (kanan), pengunjung TMII yang akan merayakan pergantian tahun baru 2020 di TMII, Jakarta, Selasa malam (31/12/2019). Foto: Sri Sugiarti

“Saya tiap tahun merayakan malam tahun baru di TMII. Sayangnya malam ini hujan ya, jadi kami tak bisa keliling lihat pertunjukan seni budaya,” kata Edo kepada Cendana News.

Pada malam ini, Edo bersama keluarganya akan menonton pagelaran wayang kulit di Candi Bentar TMII.

“Saya mau nonton wayang kulit saja, dalangnya Ki Manteb Sudarsono. Pengennya sih lihat kembang api di danau arsipel, semoga hujannya nanti reda ya,” ujar warga Kampung Rambutan, Jakarta Timur ini.

Dina, warga Garut, Jawa Barat mengaku baru kali ini malam tahun baruan di TMII. Dia bersama saudaranya datang ke Jakarta, pada Minggu (29/12/2019). Dina menginap di rumah saudaranya di dekat Pasar Induk, Kramatjati, Jakarta Timur.

“Saya baru malam ini tahun baruan di TMII, pengen tahu ya, kebetulan anak libur sekolah. Tadi sudah keliling, tapi kejebak hujan di Anjungan Aceh. Rada redaan kita ke Plaza ini, ehh.. hujan lagi,” kata Dina kepada Cendana News.

Dina (kanan), pengunjung TMII yang akan merayakan pergantian tahun baru 2020 di TMII, Jakarta, Selasa malam (31/12/2019). Foto: Sri Sugiarti

Jika hujan reda, dia bersama keluarganya ingin nonton wayang golek di Anjungan Jawa Barat. “Kita sudah lama nggak nonton wayang golek. Pas tadi dikasih tahu satpam ada pertunjukan jadi pengen nonton,” ujarnya.

Sedangkan Andi, warga Bogor mengaku sengaja datang ke TMII ingin melihat kembang api di danau arsipel.

“Saya ingin lihat kembang api. Kata saudara saya yang kerja di sini, kembang apinya banyak, ribuan. Mudah-mudahan hujannya reda,” kata Andi kepada Cendana News.

Selain itu, pria asli Tegal, Jawa Tengah ini juga ingin nonton wayang kulit Ki Manteb Sudarsono. Dia mengaku sudah beberapa kali nonton pertunjukan wayang kulit di TMII.

Dia berharap TMII menyambut tahun 2020 menjadi lebih maju dan sukses dalam melestarikan budaya.

“TMII ini kan warisan Ibu Tien Soeharto. Coba kalau nggak dibangun ini TMII, saya nggak bisa nonton wayang kulit. Karena kan jarang di Jakarta yang nanggap,” ujar Andi, warga Pondok Gede, ini.

Menyambut malam pergantian tahun, TMII menyajikan berbagai hiburan. Di Candi Bentar, pagelaran wayang kulit, di Sasono Utomo akan dimeriahkan dengan penampilan musisi penyanyi legendaris.

Sedangkan di panggung PP IPTEK, band Coklat dan Hijau Daun menjadi momen kemeriahan bagi pengunjung. Pesulap Limbad dan pesulap lainnya juga akan adu aksi di sana.

Anjungan daerah juga turut memeriahkan malam tahun baru 2020 dengan gelaran seni budaya.

Lihat juga...