Jelang Libur Nataru, Aktivitas di Terminal Bekasi Landai

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020, aktivitas di Terminal Kota Bekasi, Jawa Barat masih Landai. Belum terlihat keramaian calon penumpang yang bepergian menggunakan moda transportasi bus tujuan ke luar daerah baik tujuan Sumatera maupun ke Jawa.

Bahkan pantauan Cendana News di terminal Kota Bekasi, Rabu (18/12/2019), belum ada persiapan khusus dilakukan oleh pihak terminal seperti tenda dan lainnya menyambut Natal dan Tahun Baru 2020. Bahkan kepala terminal dicoba dikonfirmasi tidak ada di terminal.

“Kepala terminal hari ini nggak masuk, kami nggak berani kasih keterangan. Tapi memang belum ada persiapan menyambut Nataru, masih landai,” ujar salah satu staf dikonfirmasi Cendana News.

Dikatakan, pihaknya sudah siap pasang tenda menjelang dua hari perayaan Natal. Tetapi ketika ditanya berapa armada dipersiapkan untuk menyambut Nataru 2020 dia mengatakan, yang memegang data tidak ada di ruangan.

Belum ada lonjakan penumpang di Terminal Kota Bekasi, demikian diakui oleh M. Al, salah satu agen PO RPM jurusan Sumatera Barat. Dia mengatakan, menjelang Natal dan Tahun Baru jumlah ke arah Sumatera Barat dipastikan tidak ada lonjakan signifikan.

M. Al, Agen PO RPM tujuan Sumatera Barat saat dijumpai Cendana News di terminal Kota Bekasi, Rabu (18/12/2019) – Foto: Muhammad Amin

“Biasanya kalau libur Nataru begini yang ramai itu PO ALS. Tujuan ke Sumatera Utara. Dan itu pasti ramai,” ujarnya kepada Cendana News.

Namun demikian imbuhnya, lonjakan penumpang dibanding hari biasa pasti ada, tetapi tidak seramai tujuan ke Sumatera Utara. Dia menyampaikan lonjakan biasanya terjadi tanggal 23 sampai 26 Desember.

Agen bus tujuan Jawa dari PO Dahlia, Aris, mengatakan bahwa lonjakan penumpang tujuan ke Jawa seperti Solo, Yogya dan Jawa Timur tidak bisa diprediksi. Khusus penumpang ke Pulau Jawa biasanya dadakan.

“Beda kalau tujuan ke Sumatera, harus pesan dari jauh hari agar mendapat tempat duduk,” jelasnya mengatakan lonjakan diperkirakan terjadi mulai Sabtu (21/12/2018).

Menurutnya lonjakan penumpang untuk tujuan ke Jawa biasanya terjadi untuk ke Solo, Yogyakarta dan Wonosobo. Untuk ongkos dia mengatakan, pasti akan ada lonjakan dibanding hari biasa.

“Setiap libur sekolah dan hari raya ongkos pasti naik. Biasanya PO Dahlia tujuan Solo hari biasa Rp170 ribu maka akan naik 20 persen. Itu ketentuan dari kantor,” ujarnya.

Terpisah Ida Novita, petugas tiket PT. ALS tujuan ke Sumatera Utara mengakui, lonjakan penumpang sudah mulai terasa untuk tujuan tersebut. Dia mengatakan PT ALS mulai hari ini, Rabu (18/12/2019) sudah mulai menambah armada untuk melayani penumpang.

“Biasanya PT ALS,  hanya menyediakan empat unit armada tujuan Sumatera Utara. Sekarang ditambah dua unit lagi. Pesanan bangku terisi penuh hingga tanggal 26 Desember ini,” paparnya.

Dia mengatakan penumpang banyak tujuan ke Sumatera Utara seperti ke daerah  seperti Tarutung, Samosir dan wilayah lainnya.

Tarif Nataru 2020 PT. ALS diakuinya sudah menaikkan tarif ongkos dari hari biasanya sebesar 30 persen. Untuk tujuan Sumatera Utara hari biasanya Rp540 ribu naik menjadi Rp650 ribu.

Sedangkan tujuan Padang biasanya Rp405 ribu naik menjadi Rp530 ribu. Tujuan Pekanbaru, Jambi, Lahat, Muara Bungo, dan Palembang, harga biasa Rp390 ribu naik menjadi Rp495 ribu.

Lihat juga...