Jelang Nataru Penumpang di Stasiun Purwokerto Alami Peningkatan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Selama tiga hari masa angkutan Natal dan tahun baru (Nataru), jumlah penumpang di Stasiun Purwokerto terus mengalami peningkatan, baik penumpang yang turun maupun yang naik.

Data terakhir, hingga Sabtu (21/12/2019) pukul 24.00 WIB, jumlah penumpang yang naik di Stasiun Purwokerto mencapai 5.424 orang dan yang turun ada 6.695 orang.

Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, mengatakan, untuk jumlah kumulatif penumpang yang naik di wilayah Daop 5, total sudah mencapai 42.646 orang. Jumlah tersebut meningkat 112,6 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama masa angkutan Nataru tahun lalu.

Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, di Stasiun Purwokerto, Minggu (22/12/2019). Foto: Hermiana E. Effendi

“Dibandingkan dengan angkutan Nataru tahun lalu, jelas ada peningkatan, karena jumlah KA juga bertambah, pada periode yang sama tahun lalu hanya 37.860 penumpang dan sekarang sudah mencapai 42.646 penumpang,” terang Supriyanto, Minggu (22/12/2019).

Wilayah Daop 5 sendiri meliputi sepuluh stasiun, mulai dari Stasiun Purwokerto, Kutoarjo, Kebumen, Kroya, Gombong, Cilacap, Maos, Sidareja, Bumiayu dan Slawi. Dari sepuluh stasiun tersebut, naik-turun penumpang terbanyak di Stasiun Purwokerto.

Dari data Daop 5, untuk hari pertama masa angkutan Nataru, Kamis (19/12/2019), jumlah penumpang yang naik di Stasiun Purwokerto sejumlah 4.465 orang dan yang turun ada 4,782 orang.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan pada hari kedua masa angkutan Nataru, Jumat (20/12/2019). dimana jumlah penumpang yang naik sebanyak 5.180 orang dan yang turun ada 5.788 orang dan pada Sabtu (21/12/2019) jumlah penumpang yang naik meningkat menjadi 5.424 orang dan yang turun ada 6.695 orang.

Menurut Supriyanto, untuk puncak kepadatan penumpang diperkirakan terjadi mulai tanggal 24 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. Diprediksi jumlah penumpang pada puncak kepadatan tersebut mencapai kisaran 17.400 orang hingga 17.500 orang per hari.

“Program jumlah penumpang selama masa angkutan Nataru 2019-2020 sebesar 283.690 orang dan sekarang sudah mencapai 15 persen,” jelas Supriyanto.

Sementara itu, salah satu penumpang KA di Stasiun Purwokerto, Eviyanti, mengatakan, ia lebih suka menggunakan angkutan kereta api untuk bepergian, karena lebih nyaman dan terbebas dari kemacetan. Terlebih saat masuk libur panjang Natal dan tahun baru, dipastikan jalanan akan macet.

“Lebih enak dan nyaman menggunakan kereta api, gerbongnya bersih, pemesanan makanan juga mudah dan yang terpenting tidak macet,” pungkasnya.

Lihat juga...