Kaltim Bentuk Pokja Sikapi Pentingnya Pendidikan Usia Dini

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

SAMARINDA — Mendorong kesadaran dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan membentuk kelompok kerja.

“Bunda PAUD merupakan jabatan melekat pada istri kepala daerah. Diharapkan mampu menggerakkan semua pihak dalam upaya mewujudkan Gerakan Nasional PAUD Berkualitas melalui kepedulian dan pemberdayaan peran serta masyarakat,” kata Bunda PAUD Kaltim, Noorbaiti Isran Noor saat rapat persiapan Pokja Bunda Paud, Kamis (19/12/2019).

Menurutnya, peran Bunda PAUD sebagai figur dan tokoh sentral mampu memberikan sumbangan pemikiran, sosialisasi dan advokasi pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, pokja bunda PAUD berperan mendorong peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan.

“Karena dari PAUD maka karakter anak bangsa terbentuk. Semoga sumbangsih tindakan kita dapat memberikan manfaat kepada masyarakat di Kaltim,” imbuh Noorbaiti.

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Halda Arsyad mengatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam Pokja Bunda PAUD.

“Pada prinsipnya, kami siap membantu dan mendorong terciptanya layanan PAUD yang berkualitas melalui perawatan, pengasuhan, kesehatan gizi, pendidikan, perlindungan maupun kesejahteraan,” ujarnya.

Untuk mendorong penguatan terbentuknya pokja maka akan kembali digelar rapat lanjutan dan pengukuhan kepengurusan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kaltim.

Halda Arsyad menambahkan untuk merealisasikan pendidikan berkualitas tidaklah mudah merealisasikan berbagai program pendidikan untuk menjawab tantangan global itu.

“Diperlukan kesiapan sejak dini dan dukungan semua pihak. Khususnya lembaga PAUD dan pendidikan yang dikelola masyarakat yang terlibat dengan kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya.

Lihat juga...