Kaltim Optimalkan Potensi Perikanan Tangkap dan Budi Daya

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur, mengharapkan potensi perikanan mampu meningkatkan kesejahteraan para nelayan, yang bergerak di bidang perikanan tangkap, budi daya, maupun penguatan daya saing produk perikanan.

Hal itu sejalan dengan program DKP 2019 tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2018-2023.

Kepala DKP Kaltim, Riza Indra Riadi, mengungkapkan salah satu dari RPJMD tersebut mengoptimalkan produksi perikanan bidang tangkap maupun budi daya.

“Dalam bidang perikanan tangkap akan terus diusahakan meningkatkan sarana alat tangkap bagi nelayan. Begitu juga budi daya untuk luas kolam atau tambak,” terangnya, di Samarinda, Senin (9/12/2019).

Sedangkan pada bidang penguatan daya saing produk perikanan, lanjut Riza, yang dilakukan oleh usaha mikro kecil menengah (UMKM), DKP terus melakukan sosialisasi dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai kegiatan pengolahan produk ikan maupun rumput.

Selain itu, pihaknya juga memberikan pelatihan-pelatihan dalam peningkatan SDM. Sebagai upaya menangkap peluang potensi budi daya perikanan ke masyarakat nelayan maupun masyarakat yang berada di pulau kecil terluar. Utamanya bagi kelompok usaha perikanan yang mengembangkan berbagai produk hasil perikanan.

“Kita akan mengoptimalkan potensi perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, bekerja sama dinas instansi dan lembaga terkait,” kata Riza Indra Riadi.

Dalam program DKP, selain peningkatan budi daya perikanan juga terus melakukan pengawasan terhadap daerah-daerah tangkapan ikan di laut, seperti pengawasan konservasi laut dan pengawasan habitat ikan-ikan yang ada di laut.

“Kita juga menjaga dan memelihara biota laut, sehingga ikan-ikan tetap mendapat suplai makanan yang terjamin, tapi kalau itu rusak, otomatis akan ikan-ikan akan pergi tempat lain,” ujar Riza Indra Riadi.

Dia menambahkan, dengan adanya peningkatan pengawasan yang dilakukan bersama TNI Angkatan Laut,  tingkat illegal fishing makin berkurang. Melalui hal itu, tentu berdampak meningkatnya hasil tangkap para nelayan.

Lihat juga...