Kapolres Fenomenal Tinggalkan Jejak Demokratisasi di Banyumas

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Selama dua tahun lebih dua bulan, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK memimpin Polres Banyumas yang kini menjadi Polresta Banyumas. Banyak pondasi yang dibangun baik dari sisi kinerja maupun keagamaan.

Kapolres yang memunculkan quote ‘Dewek Seduluran’ atau kita bersaudara ini, menyampaikan pesan terakhir kepada anggota agar terus berbuat dan jangan pernah merasa hebat sesudahnya.

“Terima kasih atas kerja keras dan kerjasamanya selama ini, mohon maaf jika ada salah dan teruslah berbuat untuk rakyat Banyumas, untuk negara ini, serta jangan merasa hebat sesudahnya,” pesannya, dalam acara pisah-sambut kapolresta Banyumas, Rabu (4/12/2019).

Kapolres yang akrab disapa BYS ini merupakan sosok fenomenal di Banyumas. Awal kedatangannya pada bulan September 2017, disambut dengan aksi unjuk rasa penolakan pembangunan PLTB Baturaden yang berujung pada terjadinya tindak kekerasan terhadap wartawan.

Hubungan panas mengawali perkenalan BYS dengan para wartawan di Banyumas. Namun, BYS mampu menetralisir hal tersebut dalam waktu cepat.

“Pak Kapolres itu orangnya smart, paham akan semua persoalan dan adaptif. Terbukti beliau yang dari kota metropolitan dengan cepat beradaptasi dengan budaya Banyumas yang cablaka, bahkan beliau memunculkan quote, Dewek Seduluran, kalimat sederhana tetapi mengandung makna yang dalam dan menyentuh rasa,” kata Ketua PWI Banyumas, Liliek Darmawan.

Pemberantasan judi, miras serta penyakit masyarakat lainnya menjadi prioritas kinerja yang terus digenjot. Prestasinya juga teruji saat Banyumas menggelar Pilkada dengan calon head to head. Tangan dingin BYS mampu membuat situasi politik yang panas menjadi kondusif.

Berbagai hal yang dilakukan BYS membawa titik balik perubahan di Banyumas. Seperti memunculkan kebiasaan untuk berdiskusi dengan semua kalangan masyarakat, merangkul kaum minoritas hingga kebiasaan untuk selalu mendahulukan panggilan salat lima waktu.

Hingga prosesi pedang pora mengantarkannya meninggalkan Mapolresta Banyumas. Suasana haru menyeruak, saat BYS menyalami anggota satu per satu.

Sementara itu, Kapolresta Banyumas yang baru, AKBP Whisnu Caraka SIK mengatakan, BYS sudah meletakan banyak pondasi dalam kinerja jajaran Polresta Banyumas dan ia berharap anggota tetap memegang teguh pondasi tersebut. Bekerja dengan sistem yang bagus harus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Kapolres Banyumas ini merupakan arsitek yang sangat bagus, sehingga bangunan kokoh Polresta Banyumas harus tetap dijaga, bekerjalah dengan sistem,” pungkasnya.

Lihat juga...