Kapolres Kebumen Ajak Tokoh Agama Lawan Radikalisme

Editor: Makmun Hidayat

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan dalam pertemuan FKUB di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kebumen, Senin (16/12/2019), mengajak untuk melawan radikalisme. –Foto: Hermiana E. Effendi

KEBUMEN — Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengajak para tokoh lintas agama di Kabupaten Kebumen untuk bersama-sama memerangi radikalisme. Sebab, cara-cara ekstrim paham radikalisme seringkali menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Radikalisme itu suatu ideologi, gagasan atau paham yang ingin melakukan perubahan dengan cara-cara yang ekstrim, bahkan dengan kekerasan untuk menciptakan perubahan yang instan. Karena itu, paham ini perlu diwaspadai agar jangan sampai masuk ke wilayah Kebumen,” ajak Kapolres dalam pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kebumen, Senin (16/12/2019).

Menurut Kapolres Kebumen, saat ini paham radikalisme sudah menyebar di Indonesia. Karena itu, semua wilayah harus merapatkan barisan untuk memeranginya. Seluruh elemen masyarakat Kebumen, termasuk Polres dan FKUB Kebumen juga mempunyai tanggung jawab bersama untuk melindungi generasi muda dari bahaya radikalisme. Sebab. paham radikalisme seringkali menyasar ke anak-anak muda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Rudy juga menyatakan apresiasinya terhadap peran FKUB Kabupaten Kebumen yang sudah memberikan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.

“FKUB ini adalah salah satu pilar yang ada di wilayah, untuk membantu menyikapi dan membantu pemerintah dalam rangka menstabilisasi situasi keamanan di wilayah Kebumen dan selama ini FKUB sudah menjalankan perannya dengan sangat baik,” kata Kapolres.

Dalam hal menjaga kerukunan antarumat beragama, lanjut Kapolres, FKUB berdiri di garda terdepan. Sehingga, sampai saat ini kerukunan umat di Kabupaten Kebumen terjaga dengan sangat baik. Meskipun begitu, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan.

Dan dalam hal menyikapi perkembangan situasi nasional saat ini, lanjut Kapolres, ia juga mengajak seluruh peserta rapat dan seluruh elemen masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memahami akar masalah yang ada dengan cerdas dan tepat. Sehingga terhindar dari tindakan-tindakan yang salah.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Kebumen, HA. Nasirudin yang juga hadir dalam pertemuan di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kebumen mengatakan, pihaknya selalu berupaya untuk menjaga toleransi dan kerukunan antaruman beragama. Hal ini diwujudkan dengan cara, sering mengadakan kegiatan ataupun pertemuan yang melibatkan semua pihak.

“Alhamdulillah dalam hal toleransi beragama, di Kabupaten Kebumen relatif aman dan tidak muncul gejolak yang menonjol. Semua umat sudah menyadari pentingnya menjaga toleransi dan kebersamaan demio terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama,” tuturnya.

Lihat juga...