Kejari Gorotalo Utara Dapat Enam Laporan Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara, Tegar Mawang Dhita, pada kegiatan sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi dipusatkan di Kecamatan Kwandang – Foto Ant

GORONTALO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, saat ini telah menangani enam laporan dugaan penyelewengan penggunaan dana desa.

Kasi Intelijen Kejari Gorontalo Utara, Tegar Mawang Dhita mengatakan, enam laporan tersebut masuk di sepanjang 2019. Dua perkara sementara disidangkan, empat lainnya masih dalam tahap audit oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). “Kami harus menyerahkannya ke APIP, untuk melalui tahapan audit untuk memastikan jika memang laporan-laporan tersebut terdapat penyelewengan yang merugikan keuangan negara,” ujar Tegar, Sabtu (7/12/2019).

Dalam penanganan perkara tersebut, Kejari Gorontalo Utara disebutnya, terus mengedepankan pendampingan hukum, dalam rangkat mencegah tindak pidana korupsi. Khususnya dalam pengelolaan dana desa, termasuk melakukan pendampingan melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). “Namun sepanjang 2019 ini, hanya satu desa yang didampingi TP4D dengan memprioritaskan pada upaya pengelolaan keuangan negara dengan tepat dan tanpa kebocoran,” ungkapnya.

Sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi juga intensif menjangkau 123 desa di 11 kecamatan. Tegar berharap, upaya tersebut berhasil mendorong pengelolaan dana desa yang transparan, tertib administrasi dan tertib pengelolaan. (Ant)

Lihat juga...