Kejati Sultra Ringkus DPO Korupsi Pembangunan KPU Bombana

KENDARI – Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menangkap buronan yang masuk Daftar Pencarain Orang (DPO) yang merupakan terpidana kasus korupsi pembangunan Kantor KPU Kabupaten Bombana Tahun Anggaran 2013.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sultra, Herman Darmawan, di Kendari Jumat, mengungkapkan buronan tersebut bernama Makmur yang ditangkap di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Jumat (13/12).

“Tim dari Kejati Sultra berangkat dari Kota Kendari hari Kamis tanggal 12 Desember 2019 pukul 19.40 Wita dan tiba di Kota Makassar pukul 21.00 Wita,” katanya

Selanjutnya, ujar Hermawan Ketua Tim Muh Syukur langsung bergerak ke TKP dengan bantuan personel Polres Gowa untuk memastikan keberadaan DPO.

“Setelah dilakukan pengecekan di TKP ternyata benar saudara Makmur berada di rumahnya namun tim tidak langsung melakukan penangkapan karena takut terjadi salah paham dengan warga lainnya, sehingga tim istirahat sampai pagi, dan pagi harinya Jumat tanggal 13 Desember 2019 sekira pukul 09.00 Wita pagi,” ungkapnya.

Selanjutnya, ungkap Hermawan tim melapor ke Kejari Gowa. lalu, tim bersama Kasi Intel Gowa mencoba menghubungi Makmur (DPO) dan yang bersangkutan kooperatif mau datang ke Kantor Kejari Gowa.

“Selanjutnya tim menjelaskan maksud saudara Makmur dipanggil ke Kejaksaan dan setelah dijelaskan oleh tim saudara Makmur paham dan bersedia masuk Lapas untuk selanjutnya dieksekusi dan sekira pukul 15.00 Wita tim selesai melakukan eksekusi terhadap saudara Makmur,” jelasnya.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) pada tanggal 9 Oktober 2017, terpidana Makmur dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta karena terbukti melalukan tindak pidana korupsi pembangunan Kantor KPU Kabupaten Bombana pada tahun 2013. (Ant)

Lihat juga...