Kemenag Buka Seleksi Calon Anggota Baznas 2020-2025

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Kementerian Agama membuka seleksi calon Anggota Badan Zakat Nasional (Baznas) periode 2020-2025 dari unsur masyarakat. Pendaftaran dibuka pada 6-19 Desember 2019. 

“Seleksi ini dilakukan mengingat masa bakti anggota Baznas periode 2015-2020 berakhir tahun depan,” ucap Wakil Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Baznas, Janedjri M. Gafar, di Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2019) siang.

Janedjri menjelaskan, berdasarkan ketentuan UU nomor 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, keanggotaan Baznas terdiri dari 11 orang anggota.

“Delapan dari unsur masyarakat terdiri dari kalangan ulama, tenaga profesional dan tokoh masyarakat Islam. Serta tiga orang dari unsur pemerintah yang ditunjuk dari Kementerian, atau Instansi yang berkaitan dengan pengelolaan zakat,” tuturnya.

Kemenag juga membuka kesempatan seluas-luasnya kepada warga negara Indonesia, untuk berperan mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia. Dengan melibatkan langsung pengelolaan zakat di Tanah Air.

Janedjri menyampaikan, undang-undang tersebut menyatakan, bahwa Baznas merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifar mandiri dan bertanggungjawab kepada Presiden melalui Menteri Agama.

“Salah satu tugas dan fungsi Baznas adalah merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksaanan pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat,” ungkapnya.

Dia menuturkan, seleksi Calon Anggota Baznas dilakukan oleh tim seleksi yang dibentuk melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 733 tahun 2019, tentang tim seleksi calon anggota Baznas periode 2020-2025.

Janedjri mengatakan, ketua tim seleksi akan diemban oleh Dirjen Bimas Islam, Muhammdiyah Amin.

“Sementara, saya menjadi wakil ketua dengan anggota, antara lain, Oman Fathurahman, Tarmizi, Tambrin, Teguh Widjinarko, Masduki Baidhowi, Ahmad Ishomuddin, dan Dadang Kahmad,” kata Janedjri.

Menurutnya, seleksi yang akan dilakukan, terdiri dari beberapa tahapan. Mulai dari tahap seleksi administrasi, psikotes dan dinamika kelompok, tahap uji kompetensi, tahap penerimaan masukan dan saran masyarakat, tahap pemeriksaan kesehatan, dan wawancara.

Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Tarmizi, mengatakan siapa yang ingin mengikuti seleksi terbuka Baznas untuk zakat sesuai persyaratan yang sudah di tetapkan.

“Kami menginformasikan pada masyarakat, karena ini untuk yang ikut seleksi terbuka untuk zakat sesuai persyaratan yang telah kita tetapkan. Dan, dengan keterbukaan ini, kita akan memilih dan mengurus Baznas pusat, untuk lebih mengembangkan zakat di Indonesia,” ujar Tarmizi.

Lihat juga...