Kemenkeu Soroti Pemanfaatan Transfer Dana Daerah

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyoroti kinerja pemerintah daerah dalam memanfaatkan transfer dana daerah yang digelontorkan pemerintah pusat.

Berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada konfrensi pers APBN edisi Desember 2019, dari total Rp 752,8 triliun dana daerah yang telah ditransfer pemerintah pusat ke daerah,  tercatat masih ada Rp 234 triliun yang tertinggal di account simpanan rekening daerah. Itu artinya hampir sepertiga transfer daerah terkurangi dampaknya.

“Kami saat ini dalam posisi terus memperhatikan dan mengawasi daerah-daerah. Karena walaupun kami telah transfer cukup banyak, namun dana yang tersimpan di account daerah juga banyak. Kami akan terus perbaiki ini,” ujar Menkeu, Kamis (19/12/2019) di Jakarta.

Lebih lanjut, Sri Mulyani berencana menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Dalam Negeri untuk mengidentifikasi lebih jauh persoalan ini. Ia juga akan membangun komunikasi lebih intens terkait pemanfaatan transfer dana daerah.

“Kita melihat potensi (transfer daerah) sangat besar, terutama dalam rangka ikut serta mengakselerasi perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global,” tukasnya.

Sementara itu di tempat dan waktu yang sama, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Astera Primanto Bhakti, menyebut, data simpanan pemda itu merupakan data gelondongan, oleh karenanya Kemenkeu belum merinci daerah-daerah mana saja yang menahan dana transfer daerah tersebut.

“Kami akan melakukan pengecekan lebih lanjut dengan Bank Indonesia agar daerah-daerah ini disesuaikan antar belanja dan pendapatannya. Dan perlu diketahui bahwa data tadi adalah data per akhir November 2019,” terang Prima.

Sekedar informasi tambahan bahwa transfer dana daerah tahun ini mengalami pertumbuhan lebih baik dari tahun sebelumnya, yaitu 4 persen berbanding 2,8 persen.

Pertumbuhan terbesar pada sektor transfer dana umum yaitu 3,8 persen atau terealisasi sebesar Rp 496,1 triliun.

Lihat juga...