Kobra Sepanjang Satu Meter Kejutkan Warga Cipayung

Petugas Damkar Jakarta Timur mengevakuasi seekor ular kobra yang bersembunyi di kolong dapur rumah warga di kawasan Cipayung, Minggu (22/12/2019) – Foto Ant

JAKARTA – Seorang warga Cipayung, Jakarta Timur, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular kobra sepanjang satu meter saat sedang memasak di dapur, Minggu (22/12/2019) sore.

Ular kobra berwarna hitam pekat itu melintas masuk menuju kolong kompor dan bersembunyi di sela perabotan dapur. Sekitar pukul 20.21 WIB, lima personel evakuasi Damkar Jaktim tiba di rumah Sinah yang beralamat di Jalan H Karim Gang Cemara RT003 RW05 Nomor 48 Kelurahan Setu, Cipayung. “Saya sedang masak, tiba-tiba ada kobra masuk ke dapur. Ya kagetlah, terus telepon Damkar,” kata pemilik rumah, Sinah (46).

Petugas Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Timur hanya membutuhkan waktu selama beberapa menit untuk menaklukkan ular berbisa itu. “Evakuasi selesai pukul 20.27 WIB, tidak ada korban,” kata Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman.

Sebelumnya, Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur menemukan tiga ekor ular dari kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak atau P2TP2A, Sabtu (21/12/2019). “Pertama warga melaporkan ada ular sanca, setelah dilakukan evakuasi dan penyisiran petugas menemukan dua ekor ular kobra,” kata Gatot.

Penemuan tiga ular dengan jenis berbeda tersebut terjadi pada saat kegiatan kerja bakti dilakukan warga di Kantor P2TP2A yang beralamat di Jalan Raya Bekasi Timur KM.18 RT 007 RW 06
Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Warga melaporkan temuan ular tersebut kepada Sudin PKP Jakarta Timur pukul 08.10 WIB, petugas lalu meluncur ke lokasi pukul 08.20 WIB dengan mengerahkan enam orang anggota Kompi C. “Ular ditemukan di selokan di lingkungan perkantoran,” kata Gatot.

Adapun ular yang ditemukan pertama yakni sanca sepanjang 4,5 meter dan berat sekitar 50 kilogram (kg). Sedangkan ular kobra pertama memiliki panjang 40 sentimeter dan yang kedua 1,20 meter. “Ular sudah dievakuasi ke kantor Damkar,” kata Gatot.

Gatot menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah dua ekor ular kobra yang ditemukan tersebut merupakan pasangan ular yang telah berkembang biak hingga menyebarkan telur ke sejumlah wilayah di Jakarta Timur, menyusul banyaknya penemuan anak ular kobra di wilayah tersebut. “Kami belum bisa memastikan apakah kedua ular ini jenis pasangan jenis kelamin jantan atau betina, yang pasti kita hanya mengamankan dulu agar warga tidak resah,” kata Gatot.

Evakuasi tiga ular di kantor P2TP2A ini dilakukan oleh petugas gabungan Sudin PKP Jaktim Sektor Pulo Gadung bersama Petugas Penanganan Sarana Prasarana Umum (PPSU) kecamatan setempat. (Ant)

Lihat juga...