Kota Kupang Keluarkan Surat Edaran Waspada DBD

Petugas melakukan pengasapan untuk menekan angka persebaran DBD –Dok: CDN

KUPANG — Dinas Kesehatan Kota Kupang mengeluarkan surat edaran terkait dengan kewaspadaan warga ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu, terhadap serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) akibat pancaroba.

“Surat edaran itu sudah kami keluarkan dan sudah disampaikan ke seluruh kecamatan dan ke perangkat kelurahan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang Retnowati di Kupang, Kamis (5/12/2019).

Hal itu disampaikan berkaitan dengan imbauan yang diberikan oleh Pemkot Kupang karena di daerah setempat saat ini sudah masuk peralihan musim dari kemarau ke hujan yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, salah satunya DBD.

Ia menjelaskan tentang isi surat imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama memberantas sarang nyamuk dengan melakukan gerakan Tiga M Plus,, menutup, menguras, dan menabur bubuk abate.

“Surat edaran itu juga dibacakan di mimbar-mimbar gereja dan masjid, serta sejumlah rumah ibadah lainnya di Kota Kupang, dengan tujuan agar bisa diketahui oleh semua masyarakat Kota Kupang,” kata dia.

Selain itu, tambah dia, masalah diare juga harus diperhatikan oleh masyarakat di kota yang dikenal dengan sebutan “Kota Kasih” itu, agar mereka tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar serta memperhatikan dengan baik kelayakan makanan serta minuman yang dikonsumsi.

“Pastikan agar setiap makanan dan minuman harus higienis, sehingga penyakit-penyakit seperti diare tidak menimpa kita,” ujar dia.

Ia menambahkan sampai sejauh ini belum ada laporan soal warga yang sakit akibat serangan kedua penyakit tersebut.

Namun, ia berharap, surat edaran tersebut diperhatikan semua kalangan warga secara sungguh-sungguh.

Selain itu, masyarakat diminta mengonsumsi air yang sudah dimasak terlebih dahulu serta membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun setelah melakukan berbagai aktivitas.

“Untuk mencegah terjadinya diare,” kata dia. [Ant]

Lihat juga...