Kreatifitas Tanpa Batas Melalui Cutting Stiker

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

BEKASI — Seiring perkembangan zaman, pergerakan seni terus mengikuti trend. Begitu pun medianya, tak hanya sebatas kertas, kain, tembok, tetapi juga meluas hingga ke kendaraan seperti truk dan bus.

Cutting Stiker, sejatinya termasuk bisnis kreatif yang mengandalkan seni desain. Menggunakan bahan dan metode modern dengan karakteristik tersendiri, yakni dengan membungkus kendaraan menggunakan stiker secara menyeluruh atau menyisakan 20 persen warna asli kendaraan.

“Cutting stiker memerlukan keahlian khusus. Tentunya harus berjiwa seni. Sehingga mampu memberi warna inspirasi untuk mempercantik tampilan,”ujar Eza Fian, ketua Umum Komunitas Mobil Cutting Stiker (Komics) Indonesia, kepada Cendana News saat menggelar musyawarah daerah di Kota Bekasi, Minggu (15/12/2019).

Dikatakan, seni cutting stiker diperlukan beberapa keahlian khusus, namun yang pertama dan utama harus menyukai bidang seni. Kedua menguasai program desain dan lainnya.

“Karena seni membangun mobil berkarakter tentu tidak mudah. Seperti saya, suka karakter superhero, tentu ingin mobil berkarakter super Hero melalui teknik cutting, jika tidak memiliki jiwa seni tentu susah. Karena disitu bicara soal tiga dimensi dan lainnya sehingga mampu memberi kesan berbeda,” jelasnya.

Sementara itu, hadirnya Komics merupakan salah satu upaya untuk menghimpun pelaku seni  cutting stiker. Selain menjalin silaturrahmi, komunitas tersebut juga dapat menjadi ajang bertukar ilmu teknik cutting atau wrapping.

Komunitas itu juga memiliki tujuan membangun persaudaraan sesama pengguna cutting stiker, menjadi contoh yang baik dalam berkendaraan, sarana diskusi terkait seni modifikasi.

“Juga, turut serta dalam mendukung ketertiban dan kedisiplinan berkendaraan,” tambahnya.

Lihat juga...