Lomba Tari Kreasi Tradisional Tingkatkan Kreativitas Anak

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

JAKARTA — Istana Anak-Anak Indonesia Taman Mini Indonesia Indah (IAAI TMII) sebagai wahana pengembangan kreativitas anak-terus berupaya memberikan edukasi seni budaya kepada generasi muda.

Berbagai lomba kreasi seni disajikan dengan tujuan untuk meningkatkan kreativitas anak-anak Indonesia. Seperti lomba Tari Kreasi Tradisional Anak Kelompok Sanggar ke 5 tahun 2019, ini.

Manager IAAI TMII, Iin Virdini, mengatakan, dengan mendapatkan dukungan penuh dari managemen TMII, pihaknya telah menggelar lomba tari ini untuk yang kelima kalinya.

“Alhamdulillah animo masyarakat sangat bagus, lebih meningkat dari sebelumnya. Tahun ini, ada 51 peserta, sedangkan sebelumnya hanya 38 peserta,” kata Iin kepada Cendana News ditemui di sela acara di IAAI TMII, Jakarta, Minggu (15/12/2019).

Menurutnya, acara ini bertujuan untuk mendidik anak-anak lebih mencintai seni budaya bangsa sejak dini dengan meningkatkan kreativitasnya.

“Tujuan lomba ini meningkatkan kreativitas anak,khususnya di bidang seni. Jadi anak yang punya bakat sejak dini diasah dan diolah. Kita, Istana Anak ini yang mewadahi kreativitas mereka melalui lomba tari, salah satunya,” jelas Iin.

Dia berharap IAAI TMII sebagai wahana ragam kegiatan seni dapat terus memberi edukasi budaya dan juga menampilkan inovasi lomba kesenian yang membangkitkan minat anak.

“Inshaallah lomba tahun depan ada peningkatan, untuk pemilihan juara misalnya,” ujarnya.

Melalui lomba ini, Iin juga berharap anak anak Indonesia dapat mencintai budaya daerahnya. Sehingga ada penerus yang mempertahankan, dan bisa mengenal nilai-nilai budaya warisan nenek moyang sejak dini.

Lomba yang diikuti 51 peserta ini akan memilih enam juara. Yakni juara 1, 2 dan 3, serta juara harapan 1, 2 dan 3. Masing-masing pemenang akan mendapatkan piala dan piagam serta uang pembinaan dari managemen TMII, juga bingkisan.

“Juara 1 mendapatkan piala bergilir Direktur Utama TMII, piagam dan uang pembinaan,” tandasnya.

Lomba Tari Kreasi Tradisional Tingkatkan Kreativitas Anak

Sementara itu, Ketua Pimpinan Sanggar Sekintang Dayo Jambi, Eri Argawan merasa bangga anak-anak dari sanggar yang dipimpinnya bisa tampil di lomba Tari Kreasi Tradisional Anak Kelompok Sanggar ke 5 yang digelar IAAI TMII.

“Kami dari Jambi, ikut berpartisipasi lomba tari ini, yang merupakan tingkat nasional. Bangga ya, khususnya anak-anak bisa tampil lomba di TMII, semoga menang,” kata Eri kepada Cendana News ditemui di sela acara di IAAI TMII, Jakarta, Minggu (15/12/2019).

Wayang Jekdong, penampilan Diklat Seni Anjungan Jawa Timur TMII pada lomba Tari Kreasi Tradisional Anak Kelompok Sanggar ke 5 di panggung Kancil IAAI TMII, Jakarta, Minggu (15/12/2019). Foto: Sri Sugiarti

Pada lomba ini, sanggarnya membawa dua kelompok peserta tari dengan nomor urut 20 dan 41.

“Apresiasi sekali bagi anak-anak. Mereka ada yang baru pertama kali ke Jakarta, TMII ini. Tentu, mereka bisa melihat kreasi tari dari peserta sanggar lainnya,” imbuhnya.

Lihat juga...