Libur Akhir Tahun, Monas Sediakan Berbagai Hiburan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Menjelang pergantian tahun baru dan liburan sekolah tempat wisata selalu ramai dikunjungi masyarakat salah satunya Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2019) siang.

Monas tidak pernah sepi dari pengunjung, baik wisatawan lokal dan juga wisatawan mancanegara. Nampak pengunjung menikmati dengan duduk santai di pelataran hingga taman-taman Monas. Selain itu, ada pula pengunjung yang melakukan swafoto atau foto bersama dengan latar belakang Tugu Monas.

Pengunjung juga bisa menikmati kawasan Monas dengan berkeliling menggunakan wahana yang disediakan oleh Monas. Seperti, kereta wisata, mobil golf, sepeda kayuh untuk pengunjung Monas yang ingin mengelilingi sekitar area Monas.

Tak hanya di transportasinya, pengelola Monas juga menyediakan berbagai macam hiburan dari video mapping dan air mancur di malam hari. Untuk pagi hinga sore hari, pihak pengelola Monas juga hanya membuka para pengunjung melihat keindahan Jakarta dari Tugu Monas.

Video mapping dimulai pada tanggal 24 sampai dengan 30 Desember 2019 pertunjukan pertama dimulai pukul 19.00 WIB dan pertunjukan kedua pukul 20.00 WIB. Sementara pada tanggal 31 Desember 2019 acara Monas Week Jakarta lebih spesial.

Durasi waktu pertunjukan lebih panjang dari hari-hari sebelumnya, yakni terdapat lima kali pertunjukan mulai dari pukul 19.00 WIB (show time pertama), 20.00 WIB (show time kedua), 21.30 WIB (show time ketiga), 22.30 WIB (show time keempat) dan 23.30 WIB (show time kelima). Video Mapping di Tugu Monas berisi video berbagai tema. Seperti nasionalisme, nusantara, transportasi Jakarta, hingga wonderfull Jakarta.

“Fasilitas di sini (Monas) pada malam hari ada dua peragaan air mancur dan video mapping. Jadi gantian, jadi video mapping mulai dari jam 19.00 sampai jam 19.30. Kemudian, jam 19.30 sampai 20.00 air mancur, kemudian jam 20.30 sampai jam 21.00 video mapping lagi. Sedangkan untuk malam pergantuan tahun baru, kita ada lima pertunjukan video mapping dan air mancur. Untuk siang hari kita hanya membuka untuk pengunjung ke atas Tugu Monas saja,” kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Muhammad Isa Sanuri kepada Cendana News di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2019).

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Muhammad Isa Sanuri saat ditemui Cendana News di Lapangan Monas tengah melakukan pemantauan di area Monas, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2019). Foto: Lina Fitria

Selain bisa menikmati atraksi mapping Monas, pengunjung juga bisa mengakses layanan Bus Transjakarta gratis di area Monumen Nasional tersebut.

Menurut Isa, hadirnya bus listrik dari TransJakarta ini sebagai bantuan alat transportasi. Mencegah antrian masyarakat untuk menaiki bus wisata Monas.

“Itu bukan hiburan, itu bantuan alat transportasi. Dari lenggang ke pintu masuk, ada 2 bus listrik dari TransJakarta. Kita kan punya bus wisata, nah bus wisata kita kan kurang jadi ditambah dengan TransJakarta listrik itu,” ujarnya.

Isa pun menambahkan kalau bus listrik dari TransJakarta itu gratis tak dipungut biaya untuk pengunjung Monas.

“Gratis, man buat anter ke pintu masuk (Tugu Monas), dari pintu lenggang sampai pintu masuk,” tuturnya.

Sedangkan untuk mengatasi antrian panjang parkir kendaraan di IRTI Monas, kata Isa, pihaknya juga membuka parkir di pintu silang Monas sisi tenggara di Gambir yang sudah kerjasama dengan Dinas Perhubungan jika lokasi pakrir di IRTI sudah tidak bisa menampung kendaraan para pengunjung, baik roda empat maupun roda dua.

“Ya sementara memang kondisi sekarang sedang ada renovasi. Pintu silang Monas sisi tenggara di buka setiap hari Sabtu dan Minggu. Tapi kamu kan kunjungan lagi banyak. Tapi ya hari ini juga kita buka, kita liat situasi kondisinya juga kalo di IRTI sudah penuh,” paparnya.

“Nanti yang menentukan itu dari pihak Dishub di tempat pakiran, kalau memang itu sudah penuh, dibuka yang di sisi Monas Tenggara. Akan koordinasi dengan kita. Tapi udah 2 hari ini udah di buka,” sambungnya.

Namun kata Isa, pada saat malam pergantian tahun pihaknya juga membuka kantong-kantong parkir.

“Sampe pergantian tahun baru dan ya kalau memang kondisinya masih ramai. kalau masyarakatnyya penuh kan, enggak ada parkir mau enggak mau ya kita buka untuk parkir tambahan,” ungkapnya.

Isa berharap, masyarakat maupun pengunjung Monas tetap menjaga kebersihan di Monas. Dia meminta untuk terus mengikuti petunjuk-petunjuk petugas di lapangan.

“Tetap jaga kebersihan. Terus ikuti petunjuk-petunjuk petugas kita yang dilapangan. Tetap jaga ketertiban. Kan orangnya banyak, kalau kita gak jaga keberishan kotor tempatnya,” pesannya.

Menurutnya pihak pengelola sudah menyediakan tempat sampah di tiap-tiap sudut area Monas. Masyarakat tetap di imbau buang sampah ditempatnya. Walaupun petugas memang standbye, tapi harus dijaga bersama. Pasalnya Monas selain menjaid tempat wisata juga sebagai objek vital dan cagar budaya.

“Jadi harus memperhatikan petunujuk-petunjuk dari petugass yang dilapangan,” ujarnya.

Salah satu masyarakat yang menjajal bus wisata ini adalah Achmad warga Kalideres, Jakarta Barat. Dia bersama keluarga berwisata di kawasan Monas, penasaran ingin merasakan bus listrik dari TransJakarta.

“Habis liburan di Monas bersama keluarga. Pengen ngerasain naik bus listrik kayak diluar negeri,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Divisi Sekretaris korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Nadia Diposanjoyo, mengatakan, guna menambah keseruan liburan natal dan tahun baru kali ini, moda transportasi kebanggan warga DKI Jakarta yaitu TransJakarta berinisiatif menghadirkan bus listrik sebagai pelengkap keseruan liburan warga.

“Ini adalah inovasi yang harus kami kenalkan kepada masyarakat luas, khususnya di DKI Jakarta. Jadi moment Nataru kali ini bisa dijadikan kesempatan untuk memperkenalkan bus listrik secara lebih luas lagi,” kata Nadia.

Nadia menambahkan, layanan bus listrik di Monas ini juga untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum sempat mengikuti ujicoba bus listrik yang dilakukan sejak bulan April 2019 lalu. Dengan ini, Nadia berharap masyarakat bisa merasakan sensasi menjajal bus listrik di momen liburan Natal dan Tahun baru 2020.

“Ujicoba lalu sangat disambut antusias masyarakat dengan dikuti oleh sebanyak 13 ribu pelanggan. Sebab itu, masyarakat yang belum berkesempatan atau yang ingin kembali menjajal layanan bus listrik bisa mencobanya,” imbuh Nadia.

Lihat juga...