Lima Kabupaten/Kota di Kaltim Memiliki Puspaga

Editor: Makmun Hidayat

BALIKPAPAN — Dalam mencegah kekerasan pada anak dan perempuan, salah satu kebijakan pemerintah membentuk Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Sampai bulan Juni 2019, terdapat lima daerah telah memiliki Puspaga di wilayah Kalimantan Timur.

Lima daerah itu diantaranya Kota Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kabupaten Berau.

“Puspaga merupakan bentuk layanan pencegahan sebagai wujud kepedulian negara dalam meningkatkan kehidupan keluarga dan ketahanan keluarga,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad usai kegiatan Seminar Penguatan Keluarga, Senin (9/12/2019).

Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad dalam kegiatan seminar penguatan keluarga, Senin siang (9/12/2019). -Foto: Ferry Cahyanti

Menurut dia, melalui program pendidikan, keterampilan orang tua, dan keterampilan melindungi anak salah satu upaya meningkatkan partisipasi anak dalam keluarga maupun penyelenggaraan program konseling bagi anak dan keluarga.

“Peningkatan kapasitas orang tua dan keluarga yang bertanggung jawab terhadap anak merupakan salah satau unsur prioritas dalam pelaksanaan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA),” tukasnya.

Ia mengharapkan dengan psikoedukasi ini akan menambah wawasan seluruh peserta dan membantu masyarakat menginformasikan terkait Puspaga. “Sehingga ikut andil dalam pembentukan ketahanan keluarga dalam masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya menekankan pola pengasuhan memegang peran sangat penting dalam sebuah keluarga dan anak. Sebab sangat menentukan baik buruknya karakter anak kelak.

“Kegagalan keluarga dalam melaksanakan tanggung jawab pengasuhan dikhawatirkan menyebabkan anak berada dalam kondisi rentan dan beresiko mengalami kekerasan, eksploitasi, penelantaran dan perlakuan salah lainnya,” sebut Halda Arsyad.

Sehingga cara dan pola pengasuhan terhadap anak dalam suatu keluarga,lanjutnya, menjadi kunci utama dalam penguatan keluarga.

Lihat juga...