Malin Kundang ‘Berhias’ dengan Anggaran Rp13,5 Miliar

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

PADANG — Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, melakukan pedestrian dan revitalisasi objek wisata Batu Malin Kundang, Pantai Air Manis dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp13,5 miliar yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, saat menyambut tamu yang datang ke kantornya di Balai Kota, Kamis (26/12/2019). Foto: M. Noli Hendra

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan pembangunan pedestrian dan revitalisasi tersebut untuk mempercantik kawasan wisata. Diharapkan setelah selesai dapat meningkatkankunjungan wisatawan.

“Jadi dengan adanya pembangunan kawasan pedestrian ini dapat mempercantik batu Malin Kundang dan kawasan sekitarnya. Sehingga pantai yang dikenal dengan situs legenda rakyat ini bakal menjelma menjadi lebih eksotis,” katanya di Padang, Kamis (26/12/2019).

Mahyeldi menyebutkan, pada 2020 Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menganggarkan dana sebesar Rp7,1 miliar untuk penataan pedagang kaki lima. Pemko menargetkan pembangunan dapat selesai sebelum masa liburan pada 2020 nanti.

“Tujuan kita untuk menarik wisatawan banyak datang ke Pantai Air Manis ini. Apalagi akses jalan ke sini sudah bagus, yang pintu masuknya ada di Gunung Padang,” ucapnya.

Dikatakannya, adanya pembangunan objek wisata Pantai Air Manis merupakan hal yang memang sudah lama ditunggu-tunggu.

“Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat, pengunjung pantai air manis dan pihak terkait agar sama-sama memberikan dukungan untuk kelancaran pembangunan Pantai Air Manis ini kedepan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Arfian, mengatakan, selain di kawasan wisata Pantai Air Manis yang dilakukan pedestrian, Pemko Padang juga telah melakukan sejumlah pembangunan untuk menghadirkan hal-hal baru.

Seperti belum lama ini ada air mancur berwarna warni di kawasan Pasar Raya Padang, menggelar berbagai iven di Jalan Permindo, serta mempercantik sejumlah trotoar dengan konsep wisata.

Menurutnya, segala bentuk perbaikan dan pembangunan di bidang pariwisata dilakukan untuk menciptakan Kota Padang layak jadi wisata dunia, dimana banyak tempat yang bisa dikunjungi. Mulai dari kawasan pantai, Kota Tua yang bersejarah, kemegahan masjid-masjidnya, serta jajanan kuliner yang menggugah selera.

Dikatakan juga, kawasan Pantai Padang yang selalu menjadi tempat populer saat pergantian tahun, juga telah dilakukan berbagai perbaikan.

Lihat juga...