Maret 2020, Tol Balikpapan-Samarinda Beroperasi

Editor: Makmun Hidayat

BALIKPAPAN — Pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda yang menjadi porsi Badan Urusan Jalan Tol (BUJT) pada seksi II, III dan IV telah mencapai 100%. Sedangkan jalan tol yang menjadi porsi pemerintah mencapai 96,20%.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit, sebelum mengunjungi jalan tol Balsam bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basoeki Hadimoeljono, Kamis (5/12).

Menteri PUPR juga memantau langsung progres pembangunan jembatan yang menghubungkan Balikpapan dengan ibu kota negara (IKN) baru.

Danang Parikesit menjelaskan, pembangunan empat segmen jalan tol yang menjadi tanggung jawab Badan Urusan Jalan Tol (BUJT) sudah selesai. Selanjutnya ruas jalan sepanjang 66 kilometer sudah memasuki uji layak fungsi.

“Yang menjadi porsi BUJT dapat difungsikan akhir tahun, tetapi buat fungsional sepenuhnya baru bisa Maret 2020,” katanya.

Karena sudah selesai membangun, BUJT dan PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda telah melakukan serahterima aset dan penghitungan final.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basoeki Hadimoeljono mengungkapkan akan ada jalan tol baru yang menghubungkan langsung dengan IKN.

“Jalan tol menuju IKN itu akan tersambung langsung dengan Balikpapan-Samarinda,” ujarnya.

BPJT bersama BUJT tinggal mengamandemen kontrak yang berisi penambahan ruang lingkup.

Dia menambahkan tol Balikpapan-IKN dirancang sepanjang 60 km. Dan proyek ini akan diusulkan dalam daftar Proyek Strategis Nasional. “Supaya pembebasan lahan bisa dilakukan oleh pemerintah pusat,” pungkasnya.

Dalam peninjauan menteri PUPR melihat langsung beberapa jalan yang belum selesai dan ruas jalan yang longsor.

Lihat juga...