Maskot Pilkada 2020 Bangka Tengah Disayembarakan

Ilustrasi - Sepuluh nominasi pemenang maskot Pilkada Medan 2020 – Foto Ant

KOBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar sayembara maskot dan jingle Pilkada 2020.

“Sayembara ini dibuka untuk umum hingga 31 Desember 2019, pemenangnya tentu akan diberikan imbalan sebagai penghargaan terhadap hasil karyanya,” kata anggota KPU Bangka Tengah, Hendra Sinaga di Koba, Sabtu (28/12/2019).

Sayembara desain maskot dan jingle tersebut, dalam rangka meningkatkan partisipasi. Serta tingkat peduli masyarakat terhadap penyelenggaraan Pilkada 2020. “Khusus untuk sayembara jingle, kami meminta peserta mengambil tema pemilih cerdas pemilihan berkualitas,” tandasnya.

Tema tersebut bertujuan, mendorong masyarakat menjadi pemilih cerdas, berwawasan dan pilihan sesuai dengan hati nurani. “Dengan demikian, maka mampu melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas,” harapnya.

Pemenang maskot dan jingle, akan ditetapkan hasil karyanya sebagai maskot pemilihan bupati dan wakil bupati pada 2020. “Maskot dan jingle juga akan kita tampilkan melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bangka Tengah,” ujarmya.

Dibagian lain, KPU Kabupaten Bangka Tengah juga akan merekrut 10 tenaga pendukung, untuk membantu lembaga penyelenggara tersebut menggelar Pilkada 2020. “Dari 50 pendaftar yang masuk, setelah kami seleksi maka ditetapkan sebanyak 10 tenaga pendukung yang sudah memenuhi kualifikasi dan kriteria yang kami inginkan,” kata Sekretaris KPU Bangka Tengah, Saharullah, secara terpisah.

Sebanyak 10 tenaga pendukung tersebut, akan ditempatkan pada beberapa bidang di KPU Bangka Tengah. Dua orang untuk membantu bagian administrasi perkantoran dan logistik, tiga orang tenaga pendukung pemutakhiran data, tiga orang tenaga pendukung administrasi keuangan, dan dua orang tenaga pendukung kepemiluan. “Kami bisa memastikan, bahwa 10 tenaga pendukung ini merupakan yang terbaik. Karena memiliki kompetensi di bidangnya dan sudah melalui seleksi yang sangat ketat,” jelasnya.

Masa tugas tenaga pendukung itu terhitung, mulai 2 Januari 2020 hingga 31 Desember 2020 dengan honor yang diberikan secara wajar dan pantas. “Status mereka adalah tenaga kontrak yang kemampuannya sangat kami butuhkan dalam menyukseskan Pilkada 2020,” tandasnya.

Lihat juga...