Masuki Penghujan, Petani di Bekasi Siap Tanam Padi

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Memasuki musim penghujan, para petani padi di wilayah Jatiluhur dan Mustikajaya Kota Bekasi, Jawa Barat mulai  bersiap menanam untuk menanam padi. 

Pengolahan tanah terlihat sebagian dilakukan di areal persawahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih. Tetapi di wilayah Mustikajaya masih belum melakukan pengolahan tanah karena intensitas hujan belum memadai.

“Kemungkinan Januari sudah mulai menanam, melihat intensitas hujan mulai banyak di Bekasi. Ini saja sebenarnya sudah telat,” ujar Agus, petani di Jatiluhur, kepada Cendana News, Senin (9/12/2019).

Dikatakan, petani penggarap sawah di wilayah Kampung Pedurenan, Jatiluhur sudah mulai melakukan penggemburan tanah menggunakan traktor bantuan dari Dinas Pertanian setempat.

Menurut dia sudah dua bulan petani tidak menggarap sawah akibat kekeringan. Kebanyakan petani beralih ke perkebunan sayuran atau bekerja bangunan dan jualan bubur.

“Tapi karena kemarau, semua tanaman tidak maksimal. Biasanya tanaman labu dan sayuran lainnya bisa memberi penghasilan. Tapi kali ini kering tidak ada air sama sekali buat merawat tanaman,” tukasnya.

Areal persawahan di Kampung Pedurenan Jatiluhur, diakuinya mengandalkan air dari Kali Dagol. Tetapi tidak ada bendungan permanen. Sehingga tidak maksimal.

Persawahan Kampung Pedurenan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (9/12/2019). -Foto: M. Amin

“Kami bendung seadanya, menggunakan bambu. Jika air penuh maka akan jebol. Jika ada perhatian pemerintah harusnya membuat bendungan permanen buat mengaliri sawah petani di perkotaan ini,” papar Agus.

Menurutnya, banyak warga berdatangan setiap libur, seperti akhir pekan membawa anaknya untuk melihat sawah. Hal tersebut lanjutnya bisa sebagai edukasi atau sosialisasi kepada anak-anak bahwa pertanian masih menjanjikan.

Petani lainnya Sumitra, berharap memasuki masa tanam kedepan kelompok tani di Kampung Pedurenan bisa mendapatkan bantuan mesin penyedot air. Sehingga hasil panen petani bisa maksimal.

Terpisah Niman, ketua Kelompok Tani Bendahara di Mustika Jaya, Kota Bekasi, mengakui hal yang sama bahwa petani penggarap sawah di wilayah tersebut diperkirakan mulai turun ke sawah pada Januari 2020 nanti.

Namun demikian, hal tersebut masih tergantung dengan curah hujan. Jika intensitas hujan terus rutin maka dipastikan petani akan mulai ke sawah. Tapi kalo seperti sekarang masih belum maksimal dan air di sawah belum terpenuhi.

“Harapannya, hujan dengan intensitas rutin bisa terus terjadi di Desember ini. Supaya sawah bisa teraliri air dan petani mulai Januari sudah bisa turun untuk menggarap sawah,” ujarnya.

Lihat juga...