Mekarsari Kehadiran Anggota Baru di Wahana Berkuda

Editor: Makmun Hidayat

BOGOR — Taman Buah Mekarsari kedatangan anggota baru. Seekor anak kuda, yang lahir pada Rabu (4/12) lalu di wahana berkuda. Dengan lahirnya anak kuda baru ini, diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus juga sebagai wahana edukasi tentang kehidupan kuda. 

Koordinator Pertanian Terpadu Damandiri Taman Buah Mekarsari Mukhlisin menyampaikan,  wahana kuda ini untuk memenuhi keinginan pengunjung yang belum pernah atau jarang menunggangi kuda.

“Ini merupakan salah satu kekuatan Mekarsari. Karena tidak banyak taman rekreasi yang memiliki wahana menunggang kuda. Apalagi anak-anak sekarang lebih sering main game dibandingkan aktivitas luar ruangan. Jadi memang banyak yang tertarik,” kata Mukhlisin saat ditemui di area Pertanian Terpadu Damandiri Taman Buah Mekarsari, Bogor, Senin (9/12/2019).

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan menunggang kuda ini tidak hanya ditujukan bagi anak-anak tapi juga untuk orang dewasa.

“Dari sepuluh kuda yang kita miliki, ada jenis yang poni, berukuran kecil untuk anak-anak. Dan ada juga yang berukuran besar, seperti Dona dan James, untuk pengunjung dewasa,” ujarnya.

Pada peak season, dalam satu hari, wahana menunggang kuda bisa mencapai 200 putaran.  “Kalau lagi ramai, biasanya ada empat kuda yang kita sediakan untuk ditunggangi. Kalau tidak, kita hanya sediakan dua atau tiga,” ucap Mukhlisin.

Koordinator Pertanian Terpadu Damandiri Taman Buah Mekarsari Mukhlisin saat menjelaskan tentang wahana kuda di Pertanian Terpadu Damandiri Taman Buah Mekarsari, Bogor, Senin (9/12/2019). -Foto: Ranny Supusepa

Awalnya, kuda ini hanya merupakan koleksi yang dititipkan di Taman Buah Mekarsari. Tapi semenjak tahun 2004an sudah mulai dibuka sebagai wahana.

“Awalnya ada tujuh kuda, lalu ada tiga ekor yang ditukar dengan jenis yang besar, karena ternyata banyak pengunjung dewasa yang juga berminat menunggang kuda. Lalu ada penambahan dua ekor dari Bandung disekitar tahun 2010-an. Dulu satu putaran Rp5 ribu. Kalau sekarang sudah Rp20 ribu,” papar Mukhlisin.

Untuk kuda poni, maksimal berat pengunjung adalah 40 kg. Sementara untuk kuda yang besar, maksimal berat pengunjung adalah 70-80 kg.

“Untuk kuda ini makanannya 10 kilogram rumput dan pelet per hari. Lebih bagus lagi kalau diberikan bekatul. Hanya memang susah mendapatkan bekatul di Mekarsari. Penting untuk menjaga jumlah konsumsi makanan yang masuk. Karena kalau terlalu banyak makan dan kurang gerak, bisa menyebabkan kholik pada kuda,” kata Mukhlisin seraya menunjukkan Britney dan anak barunya.

Anak kuda baru, yang belum dinamakan ini, merupakan hasil perkawinan antara Britney dengan James.

“Hari Rabu pagi, saat saya mau membersihkan kandang di pagi hari, Britney sudah melahirkan. Kuda tidak suka kalau didekati orang kalau mau melahirkan. Jadi kita lihat saja dari jauh. Hanya memang kita tahu, dari lendir yang keluar dari alat kelaminnya kalau sudah dekat waktu bersalin,” kata Staf Pertanian Terpadu Damandiri Taman Buah Mekarsari Maryono.

Beberapa jam kemudian, anak kuda sudah mulai berdiri untuk mulai menyusu kepada induknya.

“Masa birahi kuda ini sekitar enam bulan. Biasanya tergantung pada betinanya. Mau atau tidak untuk kawin. Biasanya kalau sudah masa kawin begitu, kita lepaskan di luar kandang. Kalau sudah kawin dan dibuahi, masa kehamilannya satu tahun,” pungkasnya.

Lihat juga...