Memanfaatkan Selokan jadi Tempat Budidaya Ikan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat menyarankan kepada masyarakat yang memiliki selokan yang bagus dan memiliki air yang jernih untuk memanfaatkan hal itu dengan melakukan budidaya ikan.

Selain dapat mendatangkan nilai ekonomi, keberadaan kolam atau budidaya ikan itu dapat memberikan suasana halaman rumah yang menyenangkan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Yosmeri, mengatakan, daerah Sumatera Barat cukup banyak memiliki selokan di depan rumah, dengan kondisi sangat terawat. Seperti di Kota Padang daerah yang memiliki selokan bersih itu di Air Dingin Balai Gadang, dan ada beberapa aliran air di Lubuk Minturun, Lumbuang Bukik, serta beberapa daerah lainnya di Kota Padang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat, Yosmeri, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/12/2019) – Foto: M. Noli Hendra

“Sebenarnya hampir di seluruh kabupatan dan kota memiliki aliran air selokan yang bagus. Cuma di satu kabupaten dan kota itu, hanya daerah di bagian timurnya yang memiliki selokan langsung dari air gunung. Nah, hal itu seharusnya dapat menjadi potensi budidaya ikan,” katanya, Senin (23/12/2019).

Ia menyebutkan banyak jenis ikan yang bisa ditebar di selokan yang airnya mengalir di halaman rumah itu, seperti ikan nila, ikan gariang, dan lele. Namun untuk lebih bagusnya, ikan nila paling cocok untuk jadi isi selokan tersebut.

Banyak kemudahan yang didapatkan bagi masyarakat dalam hal memanfaatkan selokan itu, yakni air yang mengalir telah ada, sehingga daripada air yang mengalir hanya sekadar mengalir, alangkah lebih baik mengisinya dengan cara tebar benih ikan.

“Jumlah ikan yang ditebar memang terbatas, cuma ikan yang ada itu kan kalau dipanen bisa untuk dimasak bagi keluarga. Dengan demikian akan mengurangi pengeluaran membeli ikan. Setidaknya bisa puas memasak ikanlah,” ujarnya.

Yosmeri menjelaskan cara untuk memanfaatkan selokan menjadi budidaya ikan tidaklah terlalu rumit. Hal yang perlu dipastikan ialah jumlah bibit ikan yang tentunya harus disesuaikan dengan kapasitas selokan.

Kalau hanya selokan kecil selebar 1-2 meter di pekarangan rumah yang sempit, cukuplah isikan dalam skala jumlah bibit ikan yang tidak terlalu banyak. Masukkan bibit ikan ke dalam selokan sesuai jumlah yang diinginkan.

Dikatakannya, untuk melakukan pemeliharaan, berilah makan ikan-ikan dengan pakan ikan atau pakan lain seperti serpihan roti, biskuit, dan lain sebagainya. Lakukan secara rutin 2-3 kali sehari. Dengan adanya keuntungan itu, ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dengan cara budidaya ikan di selokan.

“Yang saya maksud di sini selokan alami, nah untuk itu seperti disarankan memberikan sekat atau batas agar ikan tidak terbawa arus air yang mengalir di selokan. Sekat tersebut bukan cuma berfungsi sebagai pembatas ruang gerak ikan, melainkan juga mencegah masuknya sampah ke dalam lingkungan hidup ikan yang dibudidayakan itu,” ujarnya.

Menurutnya, di sisi lain, budidaya ikan dalam selokan mungkin saja bisa sebagai hobi dalam hal mengisi waktu luang. Apalagi tempatnya berada di depan rumah, sehingga sangat mudah untuk selalu dipantau dan dirawat.

“Sudah ada masyarakat yang melakukan hal ini, tapi tidak banyak, sebaiknya cobalah melakukan budidaya ikan di selokan ini,” tegasnya.

Lihat juga...