Menikmati Sayur Lodeh ala Rumahan di Tengah Pedesaan

Editor: Makmun Hidayat

BANYUMAS — Sayur lodeh merupakan salah satu masakan yang sangat digemari oleh masyarakat Banyumas. Mulai dari sayur lodeh terong, welok, tempe dan lain-lain. Aneka jenis sayur lodeh ini bisa dinikmati lengkap dengan lauk seperti ikan mujair, ikan asin, ikan pindang  hingga sambal yang super pedas.

Warung makan yang berlokasi di Desa Kedungmalang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas ini memang menawarkan konsep yang berbeda. Pengunjung langsung mengambil makan sendiri di meja panjang yang berada satu lokasi dengan dapur tempat memasak. Pengunjung pun bisa melihat langsung beberapa karyawan yang sedang memasak, begitu selesai masak langsung dihidangkan di meja panjang.

Pengunjung warung makan Kopi Keprok sedang antri mengambil makanan yang dihidangkan di meja panjang, ada pilihan tiga jenis sayur lodeh yang dihidangkan pada, Sabtu (28/12/2019). -Foto: Hermiana E. Effendi

Untuk sayuran yang dihidangkan, pengunjung memang tidak bisa memesan khusus dan hanya bisa menikmati hidangan yang sudah selesai dimasak saja. Dan untuk lauk, pengunjung hanya bisa memesan khusus untuk ayam goreng dan aneka gorengan. Lauk lainnya seperti telor dadar, pete goreng dan lain-lain sudah tersedia.

“Suka makan di sini, sayur lodehnya banyak jenisnya, lengkap dengan sambal dan pete goreng, jadi makannya sangat lahap,” tutur salah satu pengunjung, Anjar Asmara, Sabtu(28/12/2019).

Meskipun tidak bisa memasan sayur yang dikehendaki, namun sayur yang tersedia cukup banyak. Minimal ada sayur asem, kemudian tiga jenis sayur lodeh dan dua jenis masakan oseng. Jenis sayurnya maupun lauknya tidak selalu sama dan pengunjung bisa melihat stok sayur ataupun lauk berikutnya dari proses memasak di dapur yang berdampingan dengan meja tempat menghidangkan masakan.

Anjar datang bersama keluarga besarnya di akhir perkan ini. Menurutnya, selain untuk makan siang, lokasi warung yang dikelilingi sawah serta dilengkapi beberapa permainan anak, menjadikan tempat tersebut menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

“Suasananya sejuk dan benar-benar seperti di rumah, anak-anak bermain, sambil sesekali kita suapi makanan dan makanannya juga menu rumahan banget,” katanya.

Salah satu penggemar sayur lodeh di Kopi Keprok, Anjar Asmara, Sabtu (28/12/2019) mengatakan datang bersama keluarga besarnya. -Foto: Hermiana E. Effendi

Harga makanan di warung Kopi Keprok ini juga sangat terjangkau, untuk nasi putih lengkap dengan aneka sayur hanya dibandrol dengan harga Rp 8.500 per porsi dan pengunjung bisa mengambil nasi serta sayur sepuasnya. Selebihnya, untuk lauk telur dadar keprok yang besar hanya Rp 5.000, ikan pindang Rp 4.000, pete goreng Rp 4.000 dan lain-lain.

Pengunjung lainnya, Ibu Nur Khasanah yang terlihat cukup lama berada di dapur mengatakan, ia masih menunggu oseng kikil yang sedang dimasak matang. Karena saat sedang mengambil makanan di meja, ia mencium aroma masakan yang sangat menggugah selera dan setelah dilihat, ternyata beberapa pekerja sedang memasak oseng kikil.

“Menunggu oseng kikil, baunya enak sekali, jadi rela menunggu lama,” tuturnya.

Warung makan ini buka mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB dan biasanya pada malam hari, dipadati oleh para penggemar minuman kopi.

Lihat juga...