Musim Penghujan 25 Bencana Terjadi di Tasikmalaya

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

TASIKMALAYA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Wawan R Efendy, melaporkan memasuki musim penghujan sudah terjadi 25 kali bencana tersebar di beberapa desa wilayah setempat.

“Hingga tanggal 8 Desember kemarin sejak memasuki musim penghujan sudah terjadi 25 kali bencana. Paling banyak angin kecang merobohkan tanaman pohon sampai menimpa rumah dan tanah longsor,” ujarnya kepada Cendana News, di Desa Cinta Bodas, Kecamatan Culamega, Rabu (11/12/2019).

Kejadian lainnya adalah banjir disebabkan tanggul longsor.

Menurutnya di Kabupaten Tasikmakaya ada 17 kecamatan menjadi rawan bencana setiap memasuki musim hujan. Wilayah tersebut imbuhnya, pasti selalu terjadi bencana jika hujan.

Potensi wilayah langganan bencana setiap tahunnya meliputi wilayah Salawuk selalu terjadi longsor, selanjutnya Sukaresik itu banjir.

“Termasuk di kecamatan daerah Culamega ini. Masuk daftar zona merah rawan bencana,” tandas Wawan menegaskan bahwa korban tanah longsor tahun lalu sampai sekarang menolak direlokasi.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa memasuki musim hujan BPBD dan para relawan sudah siap siaga menghadapi kemungkinan bencana yang terjadi.

Karena belajar dari pengalaman dan catatan sejarah, ketika musim hujan di kabupaten Tasikmalaya sangan rentan terjadi longsor, banjir, angin kencang dan puting beliung.

Bencana itu sebutnya, sudah biasa terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Hal lain sambungnya, BPBD juga melakukan sosialisasi melalui relawan yang tersebar di 17 kecamatan.

“BPBD Kabupaten Tasikmalaya, memiliki relawan tangguh bencana di 17 desa. Dan setiap kecamatan anggota mencapai 75 orang petugas yang sudah dilatih antisipasi bencana,” terang Wawan.

Untuk itu dia mengimbau kepada seluruh warga Tasikmalaya, terutama yang tinggal di lokasi membahayakan seperti pohon besar di dekat rumah agar segera ditebang memasuki musim hujan. Diakuinya warga di desa, banyak yang menanam pohon di samping rumah.

Meskipun dari sejumlah bencana yang terjadi di beberapa wilayah selama memasuki musim penghujan belum menelan korban jiwa tetapi kerugian mencapai puluhan juta.

Lihat juga...