One Way Berlaku, 50.000 Kendaraan Lewati Cikampek

Kondisi arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, sesaat setelah pemberlakuan one way dari kilometer 70 jalan tol Jakarta-Cikampek sampai GT Kalikangkung kilometer 414 Jalan Tol Batang-Semarang pada Sabtu (21/12/2019) – Foto Ant

JAKARTA – Tol Trans Jawa, tepatnya mulai kilometer 70 Cikampek Utama hingga kilometer 414 Kalikangkung, diberlakukan sistem satu arah (one way) pada Sabtu (21/12/2019). Pemberlakukan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB.

One way dari kilometer 70 Cikatama hingga kilometer 414 Kalikangkung. Semua personel, fasilitas untuk one way sudah dipersiapkan sampai ke Jawa Tengah,” kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Istiono, Sabtu (21/12/2019).

Pemberlakuan satu arah karena Sabtu ini diperkirakan menjadi puncak arus mudik liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Sedangkan besok Minggu (22/12/2019), kondisinya diperkirakan normal sehingga one way tidak diberlakukan.

Istiono menyebut, Korlantas Mabes Polri menyiapkan 250 personelnya di jalur satu arah dari Cikampek Utama hingga Kalikangkung. Sementara arus kendaraan dari Jawa Tengah yang menuju ke Jakarta diarahkan ke jalan arteri.

Pada H-5 Natal 2019, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, sebanyak 50.000 kendaraan lebih telah meninggalkan Jakarta via Gerbang Tol Cikampek Utama. “Jumlah ini meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan lalu lintas harian normal sebanyak 33 ribu kendaraan, dan meningkat sebesar 63 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018,” kata Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Faiza Riani.

Sampai 20 Desember 2019, jumlah kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama masih sebesar 22 persen dari total jumlah prediksi semula. Jasa Marga memprediksi masih terdapat 78 persen atau 182.000 kendaraan yang akan melalui Gerbang Tol Cikampek Utama sampai 24 Desember. Jasa Marga, pihak kepolisian, dan Dinas Perhubungan Darat terus memantau lonjakan jumlah volume kendaraan melalui jalan tol. Hal itu untuk membantu mengambil tindakan rekayasa lalu lintas, yang ditujukan untuk kenyamanan para pengguna Jalan Tol Trans Jawa.

Meski demikian, Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik Natal 2019 akan jatuh pada Sabtu (21/12/2019) ini. Sebanyak 61 ribu kendaraan diprediksi akan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama untuk menuju Jalan Tol Trans Jawa. Jumlah itu meningkat hingga 83 persen dari lalu lintas harian normal dan melonjak 28 persen dari periode yang sama pada 2018.

Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II arah Cikampek dipastikan beroperasi normal. Menurut PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Akses masuk menuju Jalan Tol Japek II Elevated dari arah Cawang sempat ditutup sementara oleh Kepolisian pada pukul 12.00 sampai 12.10 WIB dan pukul 13.30 sampai 13.50 WIB.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru mengatakan, penutupan itu bersifat situasional dan atas diskresi pihak Kepolisian. Namun demikian, kondisi arus lalu lintas jalan tol Jakarta-Cikampek cenderung normal. Tidak terdapat antrean pada akses masuk arah Cikampek di Simpang Susun Cikunir. Kepadatan terpantau pada akses keluar kilometer 47 dan kilometer 48, yang merupakan dampak pertemuan dengan lalu lintas Japek eksisting. (Ant)

Lihat juga...