Pelaku UMKM Balikpapan Diminta Gunakan ‘Platform’ Digital

Editor: Makmun Hidayat

BALIKPAPAN — Untuk memperluas jangkauan penjualan produk, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diminta menggunakan platform digital.  

Era digitalisasi yang terus tumbuh saat ini harus disikapi dengan positif khususnya dalam penjualan produk yang dihasilkan UMKM.

“Kehadiran platform digital sangat mendorong UMKM untuk terus berkembang. Sehingga pelaku UMKM harus melek juga dengan digital. Kita harus bisa memanfaatkannya,” ungkap Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Balikpapan Doortje Marpaung, saat mengunjungi pameran UMKM pada salah satu mall di Balikpapan, Selasa (17/12/2019).

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Balikpapan Doortje Marpaung dan UMKM di Balikpapan saat pameran pada salah satu mall di Balikpapan, Selasa (17/12/2019). -Foto: Ferry Cahyanti

Dia menilai cukupanyak aplikasi belanja online yang hadir untuk memberikan peluang pasar untuk UMKM. Tidak hanya situs belanja online, di media sosial pun saat ini cukup banyak dilakukan penjualan sejumlah produk.

“Apabila produk hanya dipasarkan dengan cara manual atau hanya dijual di toko hanya akan menjangkau konsumen yang terbatas. Menggunakan aplikasi online juga memudahkan pelaku usaha sendiri,” ujar Doortje Marpaung.

Diapun mengingatkan jika ada pesanan yang datang dari situs belanja online maka berikan produk yang sebaik mungkin atau minimal produk yang dikirim sesuai dengan foto yang dipajang.

“Hingga kini belum ada laporan ada pelaku UKM Balikpapan yang menjual produk melalui aplikasi belanja online merugikan pembeli.  Karena tak ada pelaku UKM yang akan merugikan dagangannya sendiri karena bila membohongi konsumen tentu akan berdampak pada penjualannya sendiri,” sebutnya.

Sementara itu, salah satu unicorn Indonesia, Tokopedia mengklaim turut berkontribusi terhadap produk domestik bruto atau GDP (Gross Domestic Bruto) sebesar Rp2,5 triliun pada tahun ini. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp933 miliar.

External Commucation Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, mengatakan Tokopedia ikut berkontribusi terhadap total pendapatan rumah tangga sebesar Rp297 miliar di tahun lalu. “Kami berkomitmen menggerakkan perekonomian dalam negeri. Maka Indonesia akan terus menjadi fokus utama,” ujarnya.

Di wilayah Kalimantan Timur, peningkatan jumlah penjual selama 2018-2019 sangat tinggi yaitu sebesar 88,5 persen.

Lihat juga...