Pembangunan Gedung Kejari Kota Bekasi Telan Dana Rp33,3 Miliar

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Pembangunan gedung baru Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Jawa Barat di Jalan Veteran, Kelurahan Margajaya, Bekasi Selatan mulai digarap ditandai dengan pemasangan tiang pancang pertama ground breaking, Jumat (13/12/2019).

Gedung baru Kejari Kota Bekasi dibangun di atas areal lahan 3.980 meter persegi dengan luas bangunan 4576 meter persegi. Terdiri dari 6 lantai, melalui dana APBD Kota Bekasi 2019-2020 sebesar Rp33,3 miliar.

“Pembangunan gedung Kejari Kota Bekasi salah satu tugas memberikan fasilitas dalam kerangka pelayanan terhadap warga masyarakat,” ungkap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai acara ground breaking peletakan tiang pancang pertama, Jumat (13/12/2019).

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat menghadiri ground breaking peletekan tiang pancang pembangunan gedung Kejari Kota Bekasi, di Jalan Veteran No.1, Kelurahan Margajaya, Bekasi Selatan, Jumat (13/12/2019). -Foto: M. Amin

Rahmat Effendi menyebut pembangunan gedung Kejari Kota Bekasi bukan yang pertama dilaksanakan Pemkot Bekasi. Sebelumnya sudah ada gedung Imigrasi Kota Bekasi dan kemarin baru peletakan batu pertama pembangunan Polrestro Bekasi Kota dan besok pembangunan gedung Kemenag Kota Bekasi juga dimulai.

“Memang tidak mudah memberikan bantuan kepada lembaga vertikal, karena asumsinya selalu diembel-embeli dengan kepentingan lainnya. Saya tegaskan bahwa niatnya untuk memberi pelayan terbaik bagi seluruh institusi dan warga masyarakat Kota Bekasi,”ucap Rahmat Effendi.

Menurutnya, ketika Pemkot Bekasi akan memberi bantuan dengan membangun gedung Imigrasi Kota Bekasi sempat terjadi perdebatan di Kemenkum HAM dan Kemendagri. Sehingga dia memastikan semua proses yang dilaksanakan Pemkot Bekasi  tidak ada yang menyalahi karena semua proses untuk kepentingan masyarakat .

“Untuk Pengadilan Negeri Pemkot Bekasi sudah mengidentifikasi di Summerecon ada lahan kosong sekuas 5000 meter persegi. Sedangkan untuk Kodim masih dicari,” tukasnya seraya mengatakan pemimpin harus adil dan proporsional.

Dia berharap dengan adanya perbaikan sejumlah gedung instansi vertikal, maka pelayanan kepada masyarakat di kota Bekasi membaik. Sehingga investor tidak segan menanamkan modal di Kota Patriot.

Kejati Jawa Barat, Raja Hafrizal, saat menghadiri ground breaking peletekan tiang pancang pembangunan gedung Kejari Kota Bekasi, di Jalan Veteran No.1, Kelurahan Margajaya, Bekasi Selatan, Jumat (13/12/2019). -Foto: M. Amin

Kejati Jabar Raja Hafrizal, turut hadir dalam peletakan tiang pancang pertama pembangunan tersebut mengatakan, pembangunan gedung representatif adalah bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik.

“Sesuai program Menpan semua peningkatan pelayanan publik membangun kantor yang representatif nyaman merupakan salah satu peningkatan pelayanan publik,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu dia juga meminta Kejari Kota Bekasi membantu program apa yang dibangun oleh Wali Kota Bekasi harus di-back up oleh Forkopimda.

“Bantuan pembangunan gedung ini bukan maksud membuat Kejari tidak melaksanakan fungsinya tetapi bisa melakukan pencegahan,”pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkimtan)  Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, menyampaikan rincian anggaran meliputi konsultan supervisi MK sebesar Rp899,9 juta. Sedangkan untuk konstruksi sebesar Rp33,3 miliar.

“Pembangunan ini akan dikerjakan selama 380 hari kalender. Dan selesai pada Desember 2020 mendatang. Diharapkan dalam pelaksanaannya tepat waktu sesuai kualitas,” paparnya

Lihat juga...