Pengerjaan Stadion Utama Sumbar Sudah Mencapai 85 Persen

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Pembangunan stadion utama yang berada di Nagari Sikabu dan Lubuk Alung, Kecamatan Batang Anaik, Sumatera Barat, hingga kini telah mencapai 85 persen. Pembangunan stadion terbesar di Sumatera Barat ini nantinya secara perdana akan dijadikan tempat pelaksanaan MTQ Nasional 2020 mendatang.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengatakan, pengerjaan stadion utama yang dibangun di Padang Pariaman bakal tuntas 2020 mendatang, dan sampai saat ini pengerjaan terus diburu. Stadion utama itu diperkirakan mampu menampung penonton dengan jumlah mencapai 45 ribu penonton untuk tempat duduk tipe A.

“Pekerjaan harus terus diburu, pasalnya tahun 2020 nanti kita akan dilaksanakan MTQ tingkat Nasional di sini, waktu sudah mepet,” ucap Irwan Prayitno saat mengunjungi kesiapan Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXVIII tingkat Nasional di Stadion Utama, Padang Pariaman, Jumat (30/12/2019).

Ia menyebutkan dengan ditetapkannya Provinsi Sumatera Barat sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXVIII tingkat Nasional, maka Pemprov Sumatera Barat berkomitmen untuk mempersiapkan segala sebaik mungkin. Selain berlokasi di Kota Padang, ajang sekali dua tahun tersebut juga di laksanakan di Kabupaten Padang Pariaman.

Mulai dari jalan masuk, terlihat masih bergelombang belum diaspal. Begitu masuk dalam lokasi gubernur Sumbar beserta rombongan disambut pimpinan proyek dengan membagikan helm dan rompi untuk keselamat dalam kunjungan.

Pada kunjungan itu, Gubernur Irwan Prayitno menyelusuri setiap sudut mulai dari lantai bawah, lapangan dan sampai tribun penonton. Walaupun cuaca panas menyengat, tidak mengurangi semangat gubernur terus memantau.

“Stadion utama ini akan menjadi kebanggaan Sumatera Barat, selain pelaksanaan MTQ 2020, nantinya banyak event nasional yang akan digelar di stadion utama ini. Kalau sarana ini selesai, kita akan usulkan menjadi tuan rumah PON 2024,” ujarnya.

Irwan menyebutkan ntuk membangun stadion itu diperkirakan akan memakan dana mencapai Rp 1,6 triliun. Lokasi stadion utama ini terletak di Nagari Sikabu dan Lubuk Alung. Lokasinya sangat strategis karena berada di Jalan Lingkar Duku-Sicincin dan berjarak tempuh 20 menit dari Bandara Internasional Minangkabau dengan luas lahan 38,5 hektar.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni mengatakan, Pemkab Padang Pariaman menyatakan siap menyukseskan pelaksanaan MTQ ke XXVIII tingkat Nasional tersebut. Kesiapannya untuk event MTQ ke XXVIII, yakni pembukaan dan mimbar utama stadion utama dan komplek Asrama Haji Sumatera Barat baru di Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman, sebagai lokasi penginapan para kafilah dari se Indonesia.

“Kami terus memantau pembangunan Main Stadium ini yang berkapasitas 45 ribu penonton, saat ini menyelesaikan fisik stadion, mudah-mudahan selesai sebelum pelaksanaan MTQ,” ucapnya.

Menurutnya, jika tidak ada halangan pembangunan stadion utama Sumatera Barat tuntas 100 persen pada pertengahan tahun 2020. Stadion yang berkapasitas 45 ribu penonton ini mendapatkan kuncuran dana APBN dan APBD Sumatera barat sebesar Rp179 miliar pada tahun 2019 yang merupakan pengerjaan tahap V, untuk menyelesaikan fisik stadion.

Saat ini pengerjaan tengah menyelesaikan pembangunan lantai pertama. Pengerjaan tahun 2019 ini untuk proses penyelesaian fisik, seperti tempat duduk, dan lapangan hijau. Untuk itu, Stadion Utama ini ditargetkan tuntas 100 persen pada Juni 2020 mendatang.

Lihat juga...