Pengisian Kades Definitif di Ambon Ditargetkan Tahun Depan Selesai

Ilustrasi - Pemilihan Kepala Desa (Dok. CDN)

AMBON – Pemkot Ambon, Maluku, menargetkan proses pemilihan dan pelantikan kepala desa definitif rampung di 2020 atau tahun depan.

“Paling lambat 2020 semua desa yang saat ini belum memiliki kades definitif prosesnya akan tuntas,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, Minggu (1/12/2019).

Proses pemilihan kades definitif, dilakukan oleh masyarakat desa secara langsung. Pemkot disebutnya, sama sekali tidak mengintrevensi prosesnya. “Pemerintah tidak pernah mengintervensi proses pemilihan kades definitif, semua bersumber dari masyarakat. Mereka yang memilih dan mengusulkan pemerintah yang akan berproses untuk melantik, jika calon kades sesuai persyaratan,” katanya.

Jika calon yang dipilih sesuai persyaratan yang ditetapkan, maka mekanisme politik akan dilaksanakan yakni proses pelantikan calon terpilih. “Yang terjadi saat ini di masyarakat, untuk menentukan calon kades setiap kelompok masyarakat berbeda pendapat. Ada yang mau calon ini, sementara kelompok lain memilih calon berbeda, semua terserah jika sudah terpilih saya siap lantik,” ujarnya.

Pemkot disebutnya, telah mendesak penjabat desa untuk mempercepat proses pemilihan kades definitif. Untuk desa dipastikan akan tuntas di 2020. Akan tetapi untuk negeri adat, banyak tahapan yang masih harus dipenuhi.

Untuk negeri adat, pihaknya harus berhati-hati dalam melakukan proses pemilihan. Banyak syarat yang harus dipenuhi. Kalau desa siapa saja bisa mencalokan diri menjadi kades. Aturan untuk menjadi penjabat desa hanya satu tahun, tetapi tidak menutup kemungkinan diperpanjang jika belum ada usulan calon definitif.

Saat ini di kota Ambon, sejumlah desa masih dipimpin penjabat. Diantaranya desa Negeri Lama dan Galala. “Penjabat hanya diperbolehkan menjabat desa selama satu tahun, tetapi jika dianggap berhasil dan belum ada usulan calon makan dapat diperpanjang,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...