Penumpang Kereta Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Stasiun

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Layanan cek kesehatan bagi penumpang kereta api yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumatera Barat, di setiap stasiun dipadati oleh warga yang menggunakan transportasi kereta api. 

Kepala Humas PT KAI (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, M. Reza Fahlepi, mengatakan, guna meningkatkan pelayanan khususnya pelayanan kesehatan bagi penumpang KA Angkutan Nataru 2019/2020 di Divre II, Manajemen Divre II dalam hal ini tim Kesehatan Klinik Mediska Padang, memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada penumpang KA di beberapa Stasiun secara bergantian.

Kepala Humas PT KAI (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, M. Reza Fahlepi, diwawancarai awak media di Stasiun Duku Padangpariaman, Senin (23/12/2019). -Foto: M. Noli Hendra

Ia menjelaskan layanan tersebut sudah dilaksanakan sejak 28 Desember 2019 dan akan dilakukan di Stasiun Padang, Stasiun Pariaman dan Stasiun Lubuk Alung hingga beberapa hari kedepan. Hal ini dilakukan untuk menambah layanan, selain pos kesehatan yang sudah ada secara permanen di dalam stasiun.

“Sangat ramai penumpang yang melakukan cek kesehatan gratis ini. Jadi yang ikut andil dalam kegiatan ini dari Tim Mediska Padang sebanyak 2 orang Dokter Umum, 2 orang paramedis dan 1 orang petugas farmasi,” katanya, Minggu (29/12/2019).

Menurutnya, jenis pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan itu, yakni konsultasi kesehatan dengan Dokter Umum, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, asam urat dan kolesterol, serta pelayanan obat.

Momen cek kesehatan gratis bagi penumpang KA di Stasiun Padang itu dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang menggunakan KA. Buktinya banyaknya penumpang KA yang mengantri untuk melakukan cek kesehatan gratis.

“Diharapkan layanan kesehatan ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh para pengguna jasa kereta api,” sebutnya.

Reza menyebutkan, selain adanya layanan kesehatan secara gratis, pada angkutan KA Nataru 2019/2020 ini, KAI Divre II Sumatera Barat, juga menerjunkan sebanyak 182 personel keamanan gabungan dari personel POM TNI, Brimob, Polsuska dan security/satpam.

Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta.

Sedangkan untuk mengantisipasi datangnya musim hujan yang bertepatan dengan masa angkutan Nataru 2019/2020, KAI Divre II juga telah menyiapkan 26 petugas penilik jalan (PPJ), 59 penjaga jalan lintas (PJL), dan 12 PJL ekstra perlintasan rawan kecelakaan perlintasan sebidang.

Ia menjelaskan ada sebanyak 97 petugas disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA serta penempatan Alat Material untuk Siaga (AMUS) di sekitar lintas Divre II guna mengatasi apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa (PLH) yang menghambat perjalanan KA.

“Kita juga menghimbau kepada calon penumpang untuk memastikan kembali nama dan ID tanda pengenal harus sesuai dengan yang bepergian. Serta juga, cek kembali hari serta tanggal keberangkatan KA yang anda pilih,” ungkapnya.

Selanjutnya penumpang untuk tidak memakai perhiasan yang mencolok guna keamanan selama perjalanan serta mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan dan rambu-rambu di pelintasan sebidang sesuai dengan UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) yang menyebutkan bahwa perjalanan KA mendapat prioritas di jalur yang bersinggungan dengan jalan raya.

PT KAI berharap adanya kerja sama yang baik dan saling mendukung antara PT KAI dan masyarakat, perjalanan kereta api yang aman, lancar, terkendali dan zero accident pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019/2020 di wilayah Divre II dapat terwujud.

Lihat juga...