Penumpang Nataru Tujuan Jateng dari Terminal Bekasi Meningkat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Penumpang menuju Jawa Tengah sehari memasuki Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 dari Terminal Kota Bekasi Jawa Barat, meningkat signifikan.

Lonjakan penumpang terjadi dari pagi hingga sore. Kondisi tersebut terjadi sejak dua hari terakhir terutama untuk tujuan Purworejo, Wonosobo dan Cilacap.

Pantauan Cendana News di terminal Kota Bekasi tidak ada pengamanan ekstra atas kondisi terminal, sama seperti hari biasa, tetapi hanya ada penambahan satu posko di dalam terminal yang terlihat kosong pukul 14.00 WIB.

Begitu pun Kepala terminal Kota Bekasi tidak pernah ada di tempat. Di hari sebelumnya Cendana News juga pernah mencoba menemui kepala terminal untuk konfirmasi soal kesiapan terminal memasuki Nataru 2020 tetapi tidak ada di tempat. Salah satu staf mengatakan kepala terminal tidak masuk kantor lagi, Selasa (24/12/2019).

Terlihat juga terjadi pungutan liar kepada setiap mobil pribadi yang masuk atau melintas ke dalam terminal tanpa memberi karcis apa pun. Tidak hanya itu jika malam banyak bus yang menginap di dalam terminal.

Salah satu pedagang keliling di Terminal Kota Bekasi, mengakui bahwa secara umum tidak ada lonjakan penumpang. Menurutnya lonjakan hanya terjadi untuk PO Sinarjaya tujuan ke Jawa Tengah. Dia juga mengakui bus menginap di terminal hal biasa.

“Ini bus khusus tujuan Jawa Tengah seperti Tegal, Purwokerto, Cilacap, Purworejo, Wonosobo dan lainnya,” kata Sofyan (52) penumpang tujuan Wonosobo kepada Cendana News.

Sofyan mengaku pulang kampung karena memanfaatkan libur sekolah untuk melihat dan berkumpul dengan keluarga. Dia mengaku bekerja di Kota Bekasi dan keluarga ditinggal di Wonosobo.

Menurutnya hari biasa ongkos AC biasa bus Sinarjaya hanya Rp100 ribu. Tapi menjelang libur Nataru 2020 ada lonjakan ongkos kisaran mencapai Rp20 ribu, namun dia mengaku hal tersebut lumrah, masih standar.

Sementara salah satu supir PO Sinarjaya, Zainudin, mengaku terjadi kenaikan jumlah penumpang dari terminal Bekasi. Biasanya 10 orang dan bus harus mampir ke beberapa agen lain seperti di Cibitung.

Zainuddin, supir bus PO Sinarjaya saat ditemui Cendana News, di terminal Kota Bekasi, Selasa (24/12/2019) – Foto: Muhammad Amin

“Tiga hari ini selalu penuh tujuan ke Jateng dari terminal Bekasi. Jadi bus langsung berangkat tidak mampir lagi,” jelasnya.

Untuk kenaikan harga tiket diakuinya tiket bus AC biasa naik Rp10 ribu dan bus AC eksekutif Rp20 ribu. Hari biasa ongkos ke Jateng mulai dari Rp85 ribu  hingga Rp120 ribu tergantung tujuan.

“PO Sinarjaya untuk Nataru 2020 tidak ada penambahan armada, tetap seperti biasa hanya bedanya setiap berangkat penuh,” ujarnya.

Hari biasa PO Sinarjaya yang beroperasi mencapai 25 unit, pagi 10 unit berangkat sore 15 unit, untuk beberapa tujuan wilayah Jawa Tengah.

Lihat juga...