Perairan Papua Berpotensi Dilanda Angin Kencang

Ilustrasi - Gelombang tinggi -Dok: CDN

JAYAPURA – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua, kembali mengingatkan nelayan dan nakhoda kapal untuk mewaspadai potensi angin kencang.

Angin kencang berpotensi terjadi sejak Senin (16/12/2019) hingga selama 24 jam ke depan. “Waspada potensi angin kencang 12 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter terjadi di perairan Papua-Papua Barat, untuk itu nelayan dan nakoda kapal berhati-hati,” kata Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura, Petrus Demon Sili, di Jayapura, Senin (16/12/2019).

Diharapkan, nelayan, nakhoda kapal tongkang, kapal feri, dan kapal berukuran besar, memperhatikan risiko keselamatan pelayaran. “Untuk perahu nelayan diharapkan mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter,” tandasnya.

Nakhoda kapal tongkang diharapkan, memperhatikan kecepatan angin yang lebih dari 16 knot, dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Untuk nakhoda kapal feri, pihaknya berharap, memperhatikan kecepatan angin ketika mencapai 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. “Sedangkan kapal ukuran besar, seperti kapal kargo/kapal pesiar diharapkan memperhatikan kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter,” jelasnya.

Petrus meminta, masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada. (Ant)

Lihat juga...