Perjalanan Kereta di Paris Terganggu Pemogokan

Peta Wilayah Prancis - DOK CDN

PARIS – Pemogokan massal di Paris, mengganggu layanan kereta api di Prancis. Hal itu membuat frustrasi para pelancong, yang memadati stasiun-stasiun kereta di Paris. Sementara saat ini menjadi saat dimulainya musim liburan.

Para pekerja kereta memprotes reformasi pensiun, yang digagas Presiden Emmanuel Macron. Aksi yang sudah berlangsung selama dua pekan tersebut, dimaksudkan untuk menentang rencana perubahan sistem pensiun yang dilakukan Presiden Emmanuel Macron. Aksi tersebut telah mengganggu perjalanan kereta dan angkutan jalan raya. Sejumlah sekolah tutup, dan lebih setengah juta orang turun ke jalan-jalan.

Setelah perundingan dengan pemerintah pada Kamis (19/12/2019), serikat-serikat pekerja yang keras terus menyerukan pemogokan. Aksi dilanjutkan selama periode liburan, sementara beberapa bagian dari serikat pekerja yang moderat, menolak melakukan aksi pemogokan pada Hari Natal.

Operator kereta nasional SNCF, terus menjalankan layanan meski volume perjalanan dikurangi pada Sabtu (21/12/2019). Termasuk, setengah dari jumlah kereta TGV berkecepatan tinggi. Di stasiun kereta Saint-Lazare, salah satu stasiun tersibuk di Paris, para pelancong memperhatikan jadwal keberangkatan yang diperbarui.

Sylvain de Pierrepont dan Cathy Walters, penumpang yang hendak ke Normandy dengan kedua anaknya untuk mengunjungi keluarga, berdiri menunggu setelah jadwal keberangkatan kereta yang akan mereka tumpangi ditunda. “Ini jadi bikin stres, karena kami tidak tahu apakah kereta akan jalan atau tidak,” kata de Pierrepont.

Pemogokan massal juga mengganggu layanan kereta metro di sekitar Paris. Setengah dari 16 lintasan metro di ibu kota itu ditutup pada Sabtu (21/12/2019). (Ant)

Lihat juga...