Personel Polres Labuhanbatu Bersihkan Lokasi Banjir Bandang

Banjir bandang di Desa Pematang , Kecamatan NA IX, Kabupaten Labuhan Batu Utara, rumah rusak berat 17 unit - Foto Ant

MEDAN – Sebanyak 150 personel Polres Labuhanbatu, dikerahkan untuk melaksanakan tanggap darurat kemanusiaan, membersihkan puing-puing, potongan kayu akibat banjir bandang di Desa Lobu Rampah, Desa Hatapang, Desa Siria-ria, dan Desa Pematang yang dilanda banjir bandang.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, selain membersihkan material banjir, polisi juga mendirikan dapur umum untuk warga korban banjir, melakukan evakuasi warga ke lokasi pengungsian yang dianggap aman.

Polres Labuhanbatu juga menyerahkan bantuan logistik kepada korban banjir, berupa beras, air mineral, minyak, gula dan kebutuhan lainnya. “Kerusakan akibat banjir bandang itu, 38 unit rumah warga kondisi rusak, tiga unit sepeda motor rusak parah, dan 15 hektare lahan persawahan yang sudah ditanam hancur akibat diterjang banjir bandang,” jelas mantan Wakapolrestabes Medan tersebut.

Sebelumnya, peristiwa banjir bandang itu,terjadi Sabtu (28/12/2019) sekira pukul 23.30 WIB. Kerugian yang dialami masyarakat desa akibat bencana banjir tersebut, yakni delapan unit rumah hanyut terbawa arus Sungai Siria-ria A, dan sembilan unit dapur rumah warga Siria-ria A rusak berat dihantam banjir.

Selanjutnya, dua unit jembatan penghubung dusun hanyut terbawa arus sungai, yakni jembatan penghubung jalan antara Desa Pematang dengan Desa Siria-ria sepanjang 100 meter. Lahan persawahan masyarakat yang sudah ditanami seluas 15 hektare mengalami kerusakan. Sementara korban jiwa sampai saat ini dilaporkan tidak ada. (Baca: https://www.cendananews.com/2019/12/banjir-melanda-labuhan-batu-utara-satu-keluarga-hilang.html ) (Ant)

Lihat juga...