Polisi Siap Amankan 9 Lokasi Perayaan Malam Tahun Baru 2020 di Bekasi

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Kepolisian Polres Metro Bekasi Kota, mencatat ada sembilan titik lokasi yang akan menjadi pusat perayaan malam Tahun Baru 2020 di di wilayah setempat. Harapannya, sembilan titik tersebut bisa memecah konsentrasi arus lalulintas hingga tidak terjadi kemacetan.

“Konsentrasi pengamanan tetap dipusatkan di Jalan A. Yani, tetapi sifatnya kondisional. Karena di Kota Bekasi tidak ada car free night di malam pergantian tahun baru 2020,” kata Waka Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, dalam konfrensi pers, Senin (30/12/2019).

Dikatakan, ada total 1.140 personel aparat gabungan untuk mengamankan pusat perayaan tahun baru 2020. Sementara sembilan titik lokasi perayaan pesta kembang api menyambut pergantian tahun meliputi Wilayah Summerecon, Harapan Indah, Galaxi, lagoon, Pondok Gede dan lainnya.

Sembilan titik tersebut diharapkan bisa memecah konsentrasi massa. Karena biasanya dipusatkan di wilayah jalan A Yani. Sehingga lokasi menjadi perhatian akan terpecah dalam mengurai kemacetan.

Tahun ini, lanjut Eka Mulyana, Polrestro Bekasi juga akan melakukan pengamanan di wilayah jalur alternatif Cibubur yang menjadi pusat titik temu tiga wilayah, meliputi Polres Bogor, Depok dan Kota Bekasi. Hal tersebut sudah dilakukan koordinasi sistem pengamanannya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan pengamanan antisipasi tawuran sudah dilakukan dengan menempatkan personel di beberapa titik.

“Biasanya tawuran terjadi setelah selesai perayaan pergantian tahun atau d iatas pukul 00.00 WIB. Kita sudah melakukan upaya preventif,” tandasnya.

Antisipasi tersebut, semua personel sudah disampaikan agar  siaga sampai selesai malam tahun baru tidak bubar. Pastikan jika semua masyarakat sudah pulang, baru bisa bubar.

Po;restro Bekasi juga menempatkan tim unit reaksi cepat di beberapa lokasi yang dianggap rawan, seperti fly over atau di bawahnya, dibantu tim Kamtibmas.

“Kami mengimbau warga Kota Bekasi agar tidak melaksanakan malam pergantian tahun secara berlebihan, seperti hura-hura atau arak-arakan. Disarankan masyarakat bisa melaksanakan kegiatan keagamaan atau merayakan malam tahun baru di rumah masing-masing,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi meniadakan Car Free Night pada penggantian malam tahun baru 2020.

Dia mendorong warga masyarakat kota Bekasi merayakan pergantian tahun di rumah ibadah, karena pemerintah tengah  konsentrasi agar masjid menjadi lebih makmur.

Tri secara tegas menjelaskan tidak menyelenggarakan Car Free Night pada tahun ini, bukan karena banyak sisi mudaratnya. Dirinya meminta, agar pergantian tahun warga Kota Bekasi mengisi dengan kegiatan-kegiatan rohani.

“Kita coba mendorong bahwa perayaan itu di rumah-rumah ibadah. Jadi kalau yang beragama Islam datanglah ke masjid, kalau yang (beragama) Kristen di gereja untuk lebih kepada refleksi diri, agar tahun depan harus lebih baik dari tahun ini,” imbuhnya.

Biasanya, di Kota Bekasi pada saat perayaan malam pergantian tahun, ribuan warga kota Bekasi tumpah ruah di sepanjang Jalan Ahmad Yani, untuk menyaksikan pesta kembang api.  Untuk itu, sepanjang Jalan Ahmad Yani, ditutup. Tetapi, pada tahun ini hal tersebut ditiadakan.

Lihat juga...