Polrestro Jakbar Gencar Buru Pemasok Narkoba

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA  — Polres Metro Jakarta Barat terus memburu pemasok narkoba jelang akhir tahun 2019. Pasalnya peredaran narkoba semakin marak di wilayah Jakarta Barat yang dibuktikan dengan beberapa hari terakhir, polisi terus disibukkan penangkapan pengedar, pecandu hingga bandar. 

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi terus berkomitmen memberantas segala bentuk peredaran narkoba.

“Kami (Polri) akan terus memburu jaringan pemasok narkotika pada akhir tahun ini, karena kami berkomitmen di wilayah hukum Jakarta Barat akan zero narkoba. Kami optimis itu,” kata Hengki di Jakarta Barat, Jumat (27/12/2019) sore.

Hengki mengajak semua lapisan masyarakat untuk memberantas secara bersama-sama, karena peredaran barang haram tersebut tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Pemberantasan narkoba sudah menjadi peringatan khusus, tingginya pengungkapan selama ini merupakan bentuk keberhasilan kepolisian,” ungkapnya.

Selain itu, peredaran narkoba di Jakarta Barat yang tinggi ini membuat masyarakat harus ikut berperan aktif dalam memerangi kejahatan barang haram tersebut, supaya tidak sampai merusak generasi penerus Bangsa.

“Kepada semua tokoh masyarakat, tokoh agama, TNI dan para orang tua serta para pendidik harus ikut aktif dalam melakukan pemberantasan narkoba ini, kami mengajak harus menggelorakan perang melawan narkoba, jadikan narkoba musuh kita bersama,” tandasnya.

Sementara, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan ada 20 titik di wilayah Jakarta Barat yang disinyalir menjadi lokasi pesta narkoba jelang pergantian malam tahun baru 2020.

“Ada sekitar 20 titik yang kita pantau itu untuk perayaan tahun baru. Yang pasti itu tempat berkumpulnya masyarakat, tidak hanya anak muda,” ujar Erick.

Kemudian, dia memastikan, pihaknya bakal memantau ketat titik-titik yang rawan dijadikan lokasi pesta narkoba. Namun demikian, aktivitas penyalahgunaan narkoba bisa dilakukan dimana saja.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar jaringan sindikat peredaran narkoba yang diduga akan disebar saat pergantian tahun 2019.

Dari pengungkapan itu, polisi berhasil menangkap 7 orang pelaku bersama barang bukti 13 Kg sabu, 34 Kg ganja, 200 butir pil ekstasi dan 220 butir pil happy five.

Kasus pertama yang diungkap yakni penyelundupan dua kilogram sabu di Tangerang, yang melibatkan mantan model berinisial DY (37) pada Selasa (10/12/2019). Berdasarkan temuan itu, polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut dan menangkap tiga pengedar ganja berinisial MA (20), AT (26) dan RT (25) di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, dengan barang bukti 34 kilogram ganja.

Sedangkan kasus ketiga yang diungkap yakni ditangkapnya seorang kurir sabu berinisial AY (27) di kawasan Grogol Petamburan pada Minggu (22/12/2019) dengan barang bukti satu kilogram sabu. Adapun kasus keempat yakni melibatkan Polsek Tambora dengan ditangkapnya seorang kurir berinisial NH (41).

Total ada tujuh tersangka diamankan. Mereka dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 111 ayat 2 junto pasal 132 UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 60 ayat 1 huruf c subsider Pasal 62 junto Pasal 71 ayat 1 UU Nomor 5 Tahun 97 tentang Psikotropika dengan ancaman maksimal seumur hidup.

Lihat juga...