PSS Sleman: Pertahankan Satu Poin Disyukuri

YOGYAKARTA – Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, mengaku bersyukur anak asuhnya mampu mempertahankan satu poin saat menahan imbang Persib Bandung 0-0, pada Laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (7/12) malam.

“Hasil tidak seperti yang kita harapkan. Tapi, satu poin tetap kita syukuri,” kata Seto, seusai laga.

Menurut Seto, meski selama laga tim PSS Sleman lebih banyak menerima tekanan, namun ia menyadari anak asuhnya telah berusaha melawan dan bekerja keras memenangkan pertandingan.

“Meski sudah lolos dari degradasi, mereka menunjukkan semangat yang luar biasa, ingin memenangkan pertandingan. Ini yang harus kita bawa di sisa pertandingan nanti,” kata dia.

Ia tidak menampik kualitas permainan dan kedewasaan yang ditunjukkan anak asuh Robert Rene Alberts. Harapannya, skuat PSS bisa belajar dari Persib bagaimana mengambil keputusan secara cepat dalam pertandingan.

“Salah satu contohnya Ricky yang terlambat memberikan asis untuk Rangga yang sedang muncul. Ini saya pikir kita belajarnya keputusan yang cepat dan tepat. Salah satunya, itu,” kata dia.

Untuk menjamu Maung Bandung, PSS banyak merotasi pemain. Dengan rotasi itu, menurut Seto, anak asuhnya tetap mampu menunjukkan performa yang bagus.

“Hampir tujuh pemain (dirotasi). Yang kemarin main jadi starting hanya Ega, Wahyu, dan Yevhen,” kata dia.

Salah satu pemain PSS, Arsyad Yusgiantoro, mengatakan apa pun hasil yang diperoleh saat menjamu Persib tetap disyukuri, karena dirinya bersama rekan-rekannya telah berusaha sekuat tenaga.

“Kami mewakili pemain, sudah bekerja keras, namun hasil tetap saya syukuri semoga ke depan lebih bagus lagi,” kata dia. (Ant)

Lihat juga...