Ribuan Warga Habiskan Pergantian Tahun di Lereng Merapi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Ribuan warga dari berbagai daerah di DIY dan sekitarnya memilih menghabiskan malam pergantian tahun di kawasan terpencil lereng gunung Merapi tepatnya di bukit Klangon, Glagahharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Selasa (31/12/1209).

Kawasan wisata yang terletak di atas ketinggian lebih dari 1000 MDPL dan berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak gunung Merapi itu nampak ramai dipenuhi rombongan anak-anak muda maupun keluarga. Mereka bermalam dengan mendirikan tenda-tenda kecil di bawah guyuran hujan gerimis dan udara dingin pegunungan.

Salah seorang pengunjung, Riski mahasiswa universitas swasta di Yogyakarta, mengaku sengaja memilih lokasi ini untuk menghabiskan malam pergantian tahun 2019-2020. Ia datang bersama rombongan teman-temannya berjumlah sekitar 21 orang.

“Ini baru pertama kali saya menghabiskan momen pergantian tahun di sini. Ya ingin cari suasana baru saja. Karena kalau merayakan tahun baru di pusat kota kan sudah biasa. Tapi disini, kita bisa lebih dekat dan menyatu dengan alam. Agar kita bisa lebih mencintai alam,” katanya, Selasa (31/12/2019).

Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, Mugni. Wanita paruh baya ini datang untuk menikmati malam pergantian tahun di bukit Klangon bersama keluarganya di sebuah tenda kecil dan beralas tikar. Ia sendiri datang ke kawasan lereng gunung Merapi ini dengan mengajak suami serta dua orang anaknya.

“Asyik bisa merayakan tahun baru disini. Walaupun udaranya sangat dingin. Apalagi hujan dan cuma berteduh di tenda seadanya. Tapi seru, karena bisa merasakan pengalaman baru. Bosan jika tiap tahun merayakan pergantian tahun di pusat kota. Pasti macet dan penuh sesak,” katanya.

Kawasan wisata Bukit Klangon sendiri memang selalu menjadi salah satu tujuan masyarakat DIY dan sekitarnya untuk merayakan malam pergantian tahun.

Lurah Glagaharjo Cangkringan Sleman, Suroto, menyebut pada tahun lalu, jumlah pengunjung yang datang di malam tahun baru bisa mencapai 5000 orang lebih.

Lurah Glagaharjo Cangkringan Sleman, Suroto, di sela kegiatan menyambut tahun baru di dusun Klangon, Selasa malam. Foto: Jatmika H Kusmargana

“Tahun lalu, saat perayaan malam tahun baru itu pengunjung tercatat mencapai 5.000-10.000 orang. Sementara untuk tahun ini diperkirakan jumlahnya meningkat. Bisa dilihat dari membludaknya pengunjung. Walaupun Gunung Merapi masih berstatus level 2,” ungkapnya di sela kegiatan menyambut tahun baru di dusun Klangon, Selasa malam.

Pihak pemerintah desa Glagaharjo sendiri berharap agar animo masyarakat yang datang dan menikmati kawasan wisata Bukit Klangon ke depan bisa terus meningkat. Peningkatan jumlah wisatawan itu diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa Glagaharjo dengan berbagai usaha yang dijalankan warga.

“Kita berharap di tahun 2020 mendatang pengembangan wisata di Glagaharjo ini bisa semakin maju. Yakni dengan dukungan anggaran sektor pariwisata baik itu dari pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat. Sehingga tidak hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah desa saja,” ungkapnya.

Lihat juga...