hut

Sejumlah Perairan di Sulut Diminta Mewaspadai Gelombang Tinggi

Ilustrasi - Gelombang tinggi di laut - Dok CDN

MANADO – Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara, mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi terjadinya gelombang tinggi di daerah tersebut pada Selasa (3/12/2019).

Gelombang di sejumlah perairan di daerha tersebut berpotensi terjadi antara 2,5 meter hingga 4,0 meter. Perairan yang berpotensi adalah, di kawasan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, serta laut Maluku bagian utara. “Kami berharap warga mewaspadai tinggi gelombang seperti ini, apalagi untuk perahu nelayan berukuran kecil,” kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung, Sulawesi Utara, Ricky Daniel Aror di Manado, Senin (2/12/2019).

Selain gelombang tinggi, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter (moderate sea), yang berpotensi terjadi di perairan laut Sulawesi bagian timur, perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro. Kemudian di perairan Kota Bitung dan Likupang (Kabupaten Minahasa Utara), perairan bagian selatan Sulawesi Utara, serta perairan laut Maluku bagian selatan. “Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di daerah yang tercantum dalam daftar peringatan dini diharapkan memperhatikan kondisi tersebut,” tandasnya.

Aror mengemukakan, pentingnya perhatian terhadap risiko tinggi keselamatan pelayaran. Sekelas perahu nelayan, hendaknya memperhatikan kecepatan angin. Ketika angin berhembus lebih dari 15 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, maka nelayan diharapkan lebih memilih keselamatan. Perahu tongkang memiliki risiko keselamatan pelayaran apabila tiupan angin lebih dari 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.

Terkait dengan sarana transportasi laut, sejenis kapal feri, diharapkan memperhatikan kecepatan angin lebih dari 21 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter. Untuk kapal berukuran besar, seperti kapal kargo dan kapal pesiar, memperhatikan risiko keselamatan pelayaran apabila beraktivitas pada kecepatan angin lebih dari 27 knot dengan tinggi gelombang di atas empat meter. (Ant)

Lihat juga...