Sejumlah Wilayah di Sumbar Potensial Diguyur Hujan Malam Nanti

Editor: Koko Triarko

PADANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyatakan pada momen pergantian tahun malam nanti, khusus untuk wilayah Sumatra Barat hampir sebagian daerah dilanda hujan dengan intesitas ringan-sedang.

Kasi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Minangkabau, Padang Pariaman, Yudha Nugraha, mengatakan, dari prakiraan cuaca bagi wilayah Sumatra Barat pada malam hari ada sebagian daerah yang dilanda hujan. Setidaknya ada sembilan daerah terpantau memiliki potensi hujan dan akan turun pada malam harinya.

Sembilan daerah yang bakal diguyur hujan itu, yakni Kabupaten Solok, Tanah Datar, Bukittinggi, Padang, Padang Panjang, Pesisir Selatan, Pariaman, Agam, dan Kota Solok. Namun ketika masuk waktu dini hari, tidak semua daerah yang dimaksud masih berlanjut dalam kondisi cuaca yang hujan.

“Kalau yang kita pantau hujan yang turun di berbagai daerah itu masih dalam kategori hujan intensitas ringan. Tapi kendati dalam intensitas ringan, hal yang perlu diwaspadai adanya potensi hujan disertai angin kencang dari siang hingga sore,” katanya, Selasa (31/12/2019).

BMKG juga melihat hujan yang akan turun di sembilan kabupaten dan kota pada malam hari itu ada yang berlanjut hingga dini hari, yakni masih di Kabupaten Solok, Tanah Datar, Bukittinggi, Pasaman, Sijunjung, Payakumbuh, Dharmasraya, Limapuluh Kota, dan Kota Sawahlunto.

Dengan adanya potensi hujan itu, maka dua daerah yang menjadi pusat keramaian perayaan pergantian tahun di Sumatra Barat bakal dilanda hujan, seperti halnya Kota Padang dan Kota Bukittinggi. Untuk Bukittinggi hujan akan mulai dari malam hingga dini hari, sementara Kota Padang, hanya di malam hari, dan pada waktu dini hari tidak ada terlihat potensi hujan.

Menyikapi hal tersebut, Badan Penanggulanggan Bencana Daerah (BPBD), mengimbau kepada seluruh masyarakat atau pun wisatawan untuk selalu waspada, terutama daerah yang memiliki pantai dan perbukitan, karena memiliki potensi terjadi bencana.

Kalaksa BPBD Provinsi Sumatra Barat, Erman Rahman, mengatakan, hal yang perlu diwaspadai di saat hujan turun itu ialah jangan mendekati kawasan pantai. Karena bisa saja terjadi ancaman gelombang laut.

Sementara untuk di perbukitan atau di pegunungan juga diimbau jangan memaksakan diri untuk tetap mendaki dengan tujuan perayaan pergantian tahun.

“Di Sumatra Barat anak muda yang suka mendaki gunung di waktu pergantian tahun baru cukup sering dilakukan. Tapi dengan adanya prakiraan dari BMKG hari ini, saya perlu meminta dan sekaligus mengimbau juga, jangan ke gunung, karena cuaca lagi tidak bagus,” ujarnya.

Begitu juga warga yang hendak berpergian ke luar daerah, agar tetap melihat rambu-rambu peringatan daerah rawan bencana, seperti bencana banjir dan tanah longsor. Upayakan jika lagi hujan, agar tidak memaksakan kendaraan untuk melalui jalan di daerah pegunungan.

“Belum lama ini ada longsor di jalan Padang – Painan. Longsor itu membawa material batu yang besar, sehingga menimpa satu unit mobil pick up. Hal-hal seperti ini yang perlu di waspadai pada saat lagi hujan, seperti halnya pada momen pergantian tahun malam nanti,” imbaunya.

Terkait kesiapsiagaan, BPBD telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti halnya Dinas PU untuk menurunkan alat berat di lokasi rawan bencana, dan pihak lain seperti halnya untuk pengamanan ada dari Satpol PP dan kepolisian serta TNI.

Lihat juga...