Selama Angkutan Nataru, Pemeriksaan Jalur KA Ditingkatkan

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Peningkatan volume perjalanan kereta api (KA) yang melintas di wilayah Daop 5 Purwokerto selama masa angkutan Natal dan tahun baru (Nataru), diikuti dengan adanya peningkatan pemeriksaan jalur KA. Hal ini untuk memastikan jalur aman dilalui KA.

Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto mengatakan, jika pada hari biasa Petugas Penilik Jalan (PPJ) melakukan pemeriksaan jalur dua kali dalam sehari, maka selama masa angkutan Nataru ini, pemeriksaan ditingkatkan menjadi tiga kali sehari. Selain itu juga ada penambahan petugas yang ditempatkan pada beberapa titik.

“Tentu pemeriksaan jalur KA harus ditingkatkan, karena volume KA yang melintas juga bertambah. Hal ini untuk memastikan jalur aman dilalui KA,” terang Supriyanto, Minggu (29/12/2019).

Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto di Stasiun Purwokerto, Minggu (29/12/2019). -Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan, untuk petugas PPJ, pada hari biasa ada 60 orang dan selama Nataru ada penambangan sebanyak 16 orang. Antar stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto ditempatkan 1-2 petugas PPJ.

Pihak Daop 5 juga menyiapkan Penjaga Jalan Lintas (PJL) ektra pada 15 titik dan petugas posko daerah rawan bencana.

Sebelumnya, Kepala Daop 5 Purwokerto, Setiyono menyampaikan, masa angkutan Nataru tahun ini bertepatan dengan datangnya musim penghujan. Sehingga kewaspadaan dan persiapan untuk menghadapi bencana longsor ataupun banjir harus ditingkatkan.

Terkait persiapan tersebut, pihak Daop 5 Purwokerto menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) pada 20 titik di sepanjang jalur KA. Selain itu, petugas juga disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA dan memantau jika terjadi kondisi yang dapat menghambat perjalanan KA.

Sementara itu, mendekati akhir tahun, volume penumpang di wilayah Daop 5 Purwokerto terus mengalami peningkatan. Di Stasiun Purwokerto, pada Sabtu (28/12/2019) hingga pukul 24.00 WIB, tercatat jumlah penumpang yang naik mencapai 5.406 orang dan penumpang yang turun masih lebih banyak, yaitu ada 6.101 orang.

“Komulatif volume penumpang naik selama masa angkutan Nataru hingga tanggal 28 Desember ada 152.414. Jumlah tersebut meningkat 102,2 persen jika dibandingkan masa angkutan Nataru tahun lalu, dalam periode waktu yang sama,” jelas Supriyanto.

Lihat juga...