Setahun Ada 600 Perkara di Polres Jakarta Utara Dinyatakan P21

Kapolres Jakarta Utara Kombes Polisi Budhi Herdi (tengah) dan Wakapolres Jakarta Utara AKBP Aries Andi (kiri) saat memaparkan kinerja satreskrim di 2019, di Mapolres Jakarta Utara, Senin (30/12/2019) – Foto Ant

JAKARTA – Polres Jakarta Utara mencatat, ada 600 berkas hasil penyidikan perkara, telah dinyatakan lengkap atau P21 selama 2019.

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Polisi Budhi Herdi mengatakan, total perkara yang selesai ditangani selama 2019 sebanyak 1.630 kasus. “Rinciannya 600 perkara P21, 782 perkara dihentikan penyidikan atau SP3, dan 48 perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan,” jelas Budhi di Mapolres Jakarta Utara, Senin (30/12/2019).

Jika dibandingkan kondisi 2018, tahun lalu total perkara yang selesai ditangani sebanyak 1.493 kasus. Rinciannya 512 perkara P21, 830 perkara SP3, dan 151 perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan. Dengan demikian, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jakarta Utara mengalami penurunan angka penyelesaian perkara, dari 850 di 2018 menjadi 816 perkara di 2019. “Penyelesaian perkara dilihat secara keseluruhan di Polres dan Polsek mengalami kenaikan sebesar 10 persen dari 1.493 perkara di 2018 menjadi 1.630 perkara di 2019,” jelas Kapolres.

Dari evaluasi yang dilakukan, Kapolres menyatakan, pihaknya akan terus berupaya menekan agar angka kriminalitas menurun. Dan mendorong peningkatan penyelesaian perkara. Satreskrim Polres Jakarta Utara, selama November dan Desember 2019 mendapatkan penghargaan dari Direktorat Reskrimum. Penghargaan atas pengungkapan tertinggi untuk Satreskim di jajaran zona satu atau zona A Polres se-DKI Jakarta. “Ini menjadikan motivasi kita, di 2020 untuk meningkatkan perkara dan menekan kasus serta melakukan pencegahan,” Kata Kapolres. (Ant)

Lihat juga...