Siswa SMA di Purwokerto Dalami Wirausaha dengan Praktik

Refaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Para siswa SMA Negeri 4 Purwokerto diajak untuk mendalami dunia usaha melalui kegiatan Expo Kewirausahaan, Senin (9/12/2019).

Kegiatan yang digelar oleh dewan ambalan Gajah Mada – Cut Nyak Dhien Gugus Depan 02.0007 – 02.0008 SMA Negeri 4 Purwokerto ini mengajak siswa untuk melakukan praktik kewirausahaan langsung.

“Melalui Expo Kewirausahaan ini, para siswa langsung terjun melakukan usaha, yaitu berjualan produk dan mereka harus berhitung antara modal yang dikeluarkan dengan keuntungan yang diperoleh dan harus pula memperhitungkan selera pasar,” terang Kepala SMA Negeri 4 Purwokerto, Tugiyono, SPd, MSi.

Kepala SMA Negeri 4 Purwokerto Tugiyono SPd. Msi, di sela-sela kegiatan Expo Kewirausahaan di sekolahnya, Senin (9/12/2019) menjelaskan tentang tujuan dari kegiatan untuk memupuk jiwa wirausaha siswa. Foto: Hermiana E. Effendi

Menurutnya, selama ini Pramuka sudah menjadi ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh semua siswa. Sehingga beberapa kegiatan kepramukaan juga diintegrasikan dalam materi pelajaran di sekolah.

Kegiatan Expo Kewirausahaan, lanjut Tugiyono, merupakan implementasi dari aktualisasi kepramukaan di sekolah. Dalam kegiatan tersebut para siswa dituntut untuk bisa menjual produk yang sudah dipilihnya, minimal hingga modal awal kembali.

“Ini sekaligus untuk memupuk jiwa wirausaha para siswa dan mereka juga memahami, bagaimana sulitnya mencari keuntungan walau hanya Rp 1.000, sehingga diharapkan mereka juga bisa lebih menghargai uang,” tuturnya.

Salah satu siswa yang juga Pradana SMA Negeri 4, Asmikan Fahmi Asadullah, mengatakan, ada 500 anggota pramuka dari kelas XI dan VII yang mengikuti kegiatan kewirausahaan. Mereka menempati 20 stan yang sudah disiapkan panitia.

“Ada yang berjualan produk makanan, mulai dari nasi rames, jajanan, ada juga yang menjual produk kerajinan. Peserta Expo Kewirausahaan bebas untuk menuangkan idenya,” jelasnya.

Demi memuaskan produk jualannya, para siswa sampai jemput bola mendatangi teman-teman serta guru di sekolah supaya membeli jualan mereka. Bahkan ada juga yang sampai memasarkan produknya hingga keluar lingkungan sekolah.

Peserta Expo Wirausaha lainnya, Gita, siswa kelas XII mengatakan, untuk memaksimalkan jualan, ia membagi kelompoknya dalam beberapa bidang. Ada yang fokus membuat produk yaitu membuat aneka jenis es serta nasi dan ayam goreng hingga pengemasannya, ada yang bagian keuangan dan ada yang bagian pemasaran.

“Kita jualan es kuwut, es choki-choki, es kelapa muda dan lainnya. Tim pemasaran yang anggotanya paling banyak, karena target kita seluruh dagangan bisa terjual habis,” tegasnya penuh semangat.

Lihat juga...