Taman Burung TMII Lepasliarkan Enam Burung Merak Hijau ke Handeuleum

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Taman Burung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) melakukan pelepasanliaran enam ekor burung Merak Hijau ke Pulau Handeuleum di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.

Manajer Unit Taman Burung, Taman Reptile Indonesia dan Museum Komodo TMII, M. Piter Komboh, mengatakan, sesuai program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Lembaga Konservasi (LK) TMII turut memprogramkan sinergi antara institusi. Dan, dalam bentuk penangkaran satwa yang diharapkan hasilnya dapat mendukung kekayaan sumber genetik.

Pada 2018, LK TMII mengajukan satwa jenis Merak Hijau untuk program penangkaran tersebut. “Pada Juli dan Agustus 2018, LK TMII berhasil menangkarkan 13 ekor anakan burung Merak Hijau,” kata Kombo, kepada Cendana News, saat ditemui di TMII, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pada usia 3 bulan, burung Merak Hijau tersebut  dilakukan screning kelayakan fisik. Diperoleh 10 individual yang utuh dan lengkap, kemudian langsung masuk kandang khusus.

Pada Maret 2019, dilakukan uji kesehatan di laboratorium dinas DKI Jakarta. Dengan hasil, seluruh burung Merak Hijau yang disiapkan dinyatakan sehat dan bebas dari Newcastle disease (tetelo) dan Avian influenza (AI).

Manajer Unit Taman Burung, Taman Reptile Indonesia dan Museum Komodo TMII, M. Piter Kombo, saat ditemui di TMII, Jakarta, Senin (9/12/2019). Foto: Sri Sugiarti

Kemudian, burung Merak Hijau tersebut dilakukan habituasi pakan dan pengurangan intensitas kontak. Pada Agustus 2019, enam ekor burung Merak Hijau yang terdiri dari 2 ekor jantan 4 ekor betina, sesuai perilaku berbiak burung Merak, yaitu poligami, dinyatakan siap untuk bisa dilepasliarkan di alam Pulau Handeuleum di wilayah Taman Nasional Ujung Kulon.

“Jadi, 6 ekor burung Merak Hijau yang dilepaskanliarkan di Pulau Handeuleum itu merupakan hasil penangkaran Taman Burung TMII produk 2008. Kesehatannya sudah diperiksa, bebas flu burung, tetelo, perilaku sudah dilatih untuk liar, begitu juga pola makan telah disesuaikan,” jelas Kombo.

Lihat juga...