TMII Raih Penghargaan Adikarya Wisata 2019

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) meraih penghargaan Adikarya Wisata 2019, yang diberikan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, sebagai apresiasi tertinggi untuk TMII yang telah sukses mempromosikan budaya daerah.

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Umum TMII, Taufik Sukasah, dan Koordinator Unit Badan Pengelola Pelaksana TMII, Diono di Jakarta, Jumat (6/12/2019) malam.

“Alhamdulillah, semalam kita dapat award Adikarya Wisata 2019. Saya kira ini suatu penghargaan dari berbagai upaya yang kita laksanakan,” kata Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo, kepada Cendana News, di sela-sela acara Parade Lagu Daerah di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Menurutnya, TMII pernah mendapatkan penghargaan semacam ini pada 1996. Namun, di tahun-tahun berikutnya penghargaan tersebut terlepas.

Direktur Tanribali Lamo, saat ditemui di sela-sela acara Parade Lagu Daerah ke-36 di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Sabtu (7/12/2019). -Foto: Sri Sugiarti

Atas dasar itu, manajemen TMII berkomitmen untuk meraih kembali penghargaan itu dengan terus berbenah diri untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

“Kita coba berbenah diri, dan saya kira hasilnya masyarakat bisa menilai, bahwa TMII sebagai salah satu kawasan wisata yang menjadi favorit untuk orang mengunjungi, dan ini menjadi tonggak buat kita semua. Bahwa, TMII ini menjadi destinasi wisata utama di Jakarta. Ini yang kita banggakan,” ujar Tanri.

TMII meraih penghargaan Adikarya Wisata untuk kategori Kawasan Pariwisata di Jakarta. Penghargaan ini menurut Tanri, merupakan bentuk penghargaan tertinggi untuk TMII, selaku pelaku pariwisata di Jakarta.

Dalam ajang bergengsi ini, TMII sukses mengalahkan kawasan pariwisata lainnya yang ada di Jakarta. Yakni, Taman Impian Jaya Ancol, Kota Tua, Taman Margasatwa Ragunan, dan Momentum Nasional (Monas).

Tanri menjelaskan, penilaian dibagi dua macam, yakni secara terbuka dan tertutup. Hasilnya ada lima tempat wisata yang ada di Jakarta, yaitu TMII, Ancol, Ragunan dan Monas.

“Itu adalah hasil penilaian dari panitia lima tempat wisata yang masuk nominasi Kawasan Pariwisata DKI Jakarta,” ujarnya.

Dari lima nominasi tersebut, kemudian tim juri menilai ulang dan evaluasi hingga akhirnya menetapkan TMII sebagai pemenang Adikarya Wisata 2019.

“Karena memang wisata semacam TMII hampir tidak ada di Jakarta. Kami ada ragam budaya daerah, edukasi dan konservasi satwa serta rekreasi. Jadi, ini barangkali yang membedakan dengan taman-taman yang lain,” tandasnya.

Meskipun telah meraih penghargaan ini, TMII ke depan akan terus berbenah diri untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Utamanya, kata Tanri, pihaknya akan memperbaiki infrastuktur yang ada di kawasan TMII. Karena ia menyadari, bahwa TMII sudah berusia 44 tahun, sehingga perlu diperbaiki dengan ragam inovasi.

“Perbaikan infrastruktur kita harus sesuaikan dengan kondisi sekarang, sehingga masyarakat yang datang itu merasa lebih nyaman masuk TMII,” ujar Tanri.

Adikarya Wisata digelar setiap dua tahun sekali oleh pemerintah DKI Jakarta, merupakan penghargaan untuk pelaku industri pariwisata yang telah banyak berkontribusi, memberikan dedikasinya dan tentunya dengan prestasinya.

Dengann tujuan utama untuk mendorong pariwisata di Jakarta lebih bergairah, dan memacu daya saing yang lebih berkualitas.

Penghargaan tahun ini menetapkan 31 kategori dari 13 bidang industri pariwisata dan industri pendukung pariwisata. Kategori tersebut adalah akomodasi, restoran, jasa boga atau catering, bar & lounge, spa, hiburan dan rekreasi, kawasan pariwisata, usaha jasa pariwisata, maskapai penerbangan, transportasi darat, atraksi buatan, diklat pariwisata, dan media elektronik.

Lihat juga...