hut

Turki dan Rusia Capai Kesepakatan Pembelian Rudal Baru 

Peluru kendali S-300 (SA-10 Grumble) yang dikabarkan akan dibeli Suriah dari Rusia – Foto Ant

MOSKOW – Administrasi kepresidenan Turki mengatakan, tanggal pembelian untuk sistem rudal S-400 buatan Rusia tambahan hanyalah persoalan teknis saja. Yang terpenting, saat ini sebuah kesepakatan akan segera dicapai dari pembelian tersebut.

“Moskow berharap dapat meneken kesepakatan sistem rudal S-400 lebih banyak ke Turki pada semester pertama tahun depan,” kata kepala agen perantara negara Rusia untuk ekspor senjata Rosoboronexport pada November lalu.

Langkah seperti itu dapat memperburuk hubungan antara Turki dan Amerika Serikat, yang mengeluarkan Ankara dari program pesawat tempur siluman F-35. Turki merupakan produsen sekaligus konsumen dari program pesawat tempur tersebut. Hal itu dilakukan AS untuk menghukum Turki, karena pembelian senjata berat S-400 yang dilakukan awal tahun ini.

“Tanggal pembelian S-400 kedua hanyalah masalah teknis. Saya rasa itu akan segera terjadi,” kata , menurut laporan Kantor Berita RIA, mengutip pejabat keamanan dan urusan luar negeri dalam administrasi kepresidenan Turki, Senin (2/12/2019).

Direktur Rosoboronexport, Alexander Mikheev mengatakan, kepada Kantor Berita RIA pada 26 November lalu, Moskow dan Ankara secara intensif membahas sebuah opsi dalam kontrak awal untuk menerima lebih banyak sistem S-400.Pembicaraan lebih berfokus pada masalah finansial. (Ant)

Lihat juga...