Umat Katolik Diajak Memilih untuk Menuju Jalan Keselamatan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Umat Katolik di Lampung diajak untuk memilih menuju jalan keselamatan. Petrus Tripomo, Pr, pastor kepala Unit Pastoral Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel) Keuskupan Tanjung Karang menyebut pilihan untuk mengikuti Yesus Kristus diberikan kepada seluruh bangsa di dunia.

Simbol kabar sukacita dalam Kitab Suci yang diterjemahkan pada seluruh bahasa di dunia menjadi bukti jalan keselamatan terbuka bagi seluruh dunia.

Ajakan menerima keselamatan bagi seluruh bangsa menurut Pastor Tripomo, Pr telah ada sejak zaman para nabi. Pada homili atau khotbah pada perayaan Ekaristi Pembukaan Tahun Cinta Kitab Suci, ia mengajak umat rajin membaca kitab suci atau Alkitab.

Mengutip isi Injil Yohanes: “Sabdamu Adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup Kami,” (Yohanes: 6:68) umat mulai diberi pilihan bertekun membaca kitab suci.

Berbagai bahasa yang digunakan dalam kitab suci menurut Pastor Petrus Tripomo sebagian diterjemahkan ke bahasa daerah. Ajakan menekuni sabda yang menjadi jalan dan kebenaran serta memperlihatkan keselamatan diperuntukkan bagi seluruh bangsa.

Gambaran sabda diterima seluruh bangsa akan terlihat dalam kisah di kitab suci saat Yesus Kristus mengutus 12 rasul mewartakan kabar keselamatan ke penjuru dunia.

“Sesuai arah dasar keuskupan Tanjung Karang, tahun gerejawi yang diawali dengan masa Adven pada awal Desember sekaligus pembukaan tahun cinta kitab suci secara pribadi, dalam keluarga, stasi dan gereja,” ungkap Pastor Petrus Tripomo, Pr di gereja Hati Kudus Yesus, Desa Sumber Agung, Kecamatan Sragi (1/12/2019).

Pastor Petrus Tripomo, Pr menegaskan dalam kitab suci secara jelas dikisahkan sejumlah riwayat nabi dalam menentukan pilihan. Saat kisah nabi Nuh ia membuat bahtera bagi keluarga dan seluruh makhluk yang ada di bumi.

Meski pada awal pembuatan bahtera ia ditertawakan kaumnya, namun kepercayaan pada sabda Tuhan akan adanya banjir bah membuat ia memilih memenuhi kehendak Pencipta.

Pilihan yang bagi semua orang merupakan tindakan konyol justru menjadi jalan keselamatan seluruh bangsa. Selain itu kisah Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang merupakan umat Yahudi mempertahankan imannya.

Meski disiksa sampai mati pada zaman Raja Nebukadnezar namun ketiganya setia sampai mati menjaga pilihan iman. Pada kitab Nabi Yesaya sejumlah nubuatan untuk mengikuti sang Mesias merupakan ajakan bagi seluruh bangsa.

“Lagi-lagi kerap ajakan atau pilihan tersebut tidak ditanggapi bahkan semua nabi justru disiksa, dibunuh oleh bangsanya,” beber Pastor Tripomo, Pr.

Secara khusus Pastor Tripomo Pr yang didampingi Pastor Bernardus Hariyanto Silaban, Pr mengajak umat mendalami isi kitab suci. Sejak tanggal 1 Desember 2019 hingga 1 Desember 2020 umat kembali diajak memilih untuk menekuni Alkitab Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru.

Sebab simbol perjanjian tersebut merupakan kisah para nabi yang menjadi teladan dalam menjaga kesetiaan pada Tuhan.

Sebagai umat Katolik bukti pilihan tersebut juga dilakukan oleh para orangtua. Pilihan itu diwujudkan dalam bentuk mengantarkan 15 anak dan orang dewasa untuk dibaptis.

Sebanyak 15 anak asal Stasi Hati Kudus Yesus, Desa Marga Agung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, menerima sakramen pembaptisan dari Pastor Tripomo, Pr di gereja Hati Kudus Yesus, Minggu (1/12/2019) – Foto: Henk Widi

Baptis menjadi bukti pilihan menuju jalan keselamatan yang diinginkan orangtua bagi anak-anaknya. Sebagai rasa syukur orangtua menyerahkan anaknya dibaptis dengan air, diberi kain putih, lilin menyala dan minyak krisma.

“Simbol kehidupan baru, memilih untuk menjadi Katolik sekaligus simbol telah mati dan siap bangkit bersama Kristus,” tegas Pastor Petrus Tripomo.

Selain simbol pilihan bagi anak-anak melalui orangtua, pilihan hidup berkeluarga secara Katolik juga dikukuhkan. Sebanyak 3 pasangan suami istri yang sudah menikah menjalani Pembaharuan Janji Perkawinan.

Pembaharuan janji perkawinan dilakukan untuk keluarga yang saat menikah belum diresmikan sesuai sakramen dalam gereja Katolik.

Pasangan pengantin dari sejumlah etnis di Indonesia hadir sebagai simbol mengiringi putri Sion memasuki masa Adven songsong hari raya Natal, di gereja Hati Kudus Yesus, Desa Marga Agung Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Minggu (1/12/2019) – Foto: Henk Widi

Selain sejumlah prosesi tersebut, sejumlah umat Katolik yang hadir di Gereja Hati Kudus Yesus menerima pemberkatan Kitab Suci. Iringan umat yang mengenakan pakaian adat dari Bali, Bugis, Lampung, Batak, Jawa dan adat lain menjadi simbol kitab suci disebarkan ke seluruh dunia sebagai kabar baik.

Ratusan umat dari seluruh Unit Pastoral Bakauheni yang membawa kitab suci diberi percikan air suci.

Pemberkatan kitab suci sebagai tanda dimulainya pembukaan tahun cinta kitab suci diiringi dengan penyalaan lilin advent. Adventus yang bermakna kedatangan merupakan masa penantian kelahiran Yesus Kristus pada Natal 25 Desember mendatang.

Sebanyak empat lilin akan dinyalakan setiap pekan dengan warna berbeda hingga menyala menjelang malam Natal.

Lihat juga...